- Beredar isu anggaran makan-minum Gubernur Kaltim mencapai Rp25 miliar.
- Pemprov Kaltim buka suara perihal isu yang beredar luas di media sosial tersebut.
- Setdaprov Kaltim menyampaikan dana itu justru menunjukkan tren menurun.
SuaraKaltim.id - Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) akhirnya memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial yang menyebut anggaran makan-minum gubernur tahun 2026 mencapai Rp25 miliar.
Pemprov Kaltim menegaskan informasi tersebut dipastikan tidak benar. Anggaran itu tak hanya digunakan untuk kebutuhan gubernur, melainkan mencakup kegiatan wakil gubernur dan sekretaris daerah.
"Penggunaan anggaran juga bersifat fleksibel sesuai jumlah tamu yang hadir dalam setiap kegiatan. Termasuk pendamping yang ikut serta," dikutip dari keterangan resmi Biro Umum Setdaprov Kaltim, Jumat (17/4/2026).
Anggaran belanja makanan dan minuman justru menunjukkan tren menurun dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp12,23 miliar, kemudian naik pada 2024 menjadi Rp15,89 miliar, dan kembali turun pada 2025 sebesar Rp11,93 miliar. Sementara untuk tahun 2026, anggaran tersebut tercatat sebesar Rp10,25 miliar.
Selain itu, anggaran dipergunakan untuk menjamu berbagai tamu resmi, mulai dari pejabat negara seperti wakil presiden, menteri, DPR RI, hingga tamu daerah seperti Forkopimda, OPD, mitra kerja, serta masyarakat.
Jamuan yang difasilitasi Biro Umum juga mencakup dukungan bagi kegiatan organisasi masyarakat (ormas), LSM, hingga mitra Pemprov Kaltim yang mengajukan permohonan resmi.
Terkait isu penggunaan Harum Resort, rumah pribadi gubernur untuk jamuan tamu, Pemprov Kaltim menjelaskan bahwa hal tersebut justru merupakan langkah efisiensi.
Gubernur mempersilakan penggunaan tempat tersebut tanpa biaya operasional, sehingga dinilai lebih hemat dibandingkan menggelar kegiatan di hotel yang umumnya memiliki biaya per pax lebih tinggi, belum termasuk pajak dan sewa.
Pemprov Kaltim berharap masyarakat tidak terpengaruh informasi yang tidak akurat dan dapat memahami pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan efisien sesuai ketentuan berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026