Eko Faizin
Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:52 WIB
Bayi orang utan yang ditemukan lemas di Kutai Timur pada Minggu (11/10/2026) kini telah menerima penanganan medis Tim BKSDA Kaltim berkolaborasi dan Centre for Orang Utan Protection (COP). [ANTARA/HO-BKSDA Kaltim]
Baca 10 detik
  • BKSDA Kalimantan Timur mengevakuasi bayi orang utan lemas yang terpisah induknya di Kutai Timur pada Minggu, 11 Oktober 2026.
  • Petugas medis memberikan penanganan darurat berupa cairan rehidrasi dan vitamin karena satwa mengalami dehidrasi ringan serta penurunan daya tahan tubuh.
  • Bayi orang utan tersebut menjalani proses karantina dan observasi sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi satwa.

"Komitmen kami adalah memastikan setiap satwa endemik yang terevakuasi mendapatkan perawatan medis memadai hingga siap dilepasliarkan," tegas Ari. (Antara)

Load More