Bayi orang utan yang ditemukan lemas di Kutai Timur pada Minggu (11/10/2026) kini telah menerima penanganan medis Tim BKSDA Kaltim berkolaborasi dan Centre for Orang Utan Protection (COP). [ANTARA/HO-BKSDA Kaltim]
Baca 10 detik
- BKSDA Kalimantan Timur mengevakuasi bayi orang utan lemas yang terpisah induknya di Kutai Timur pada Minggu, 11 Oktober 2026.
- Petugas medis memberikan penanganan darurat berupa cairan rehidrasi dan vitamin karena satwa mengalami dehidrasi ringan serta penurunan daya tahan tubuh.
- Bayi orang utan tersebut menjalani proses karantina dan observasi sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi satwa.
"Komitmen kami adalah memastikan setiap satwa endemik yang terevakuasi mendapatkan perawatan medis memadai hingga siap dilepasliarkan," tegas Ari. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Evakuasi Bayi Orang Utan Lemas di Kutai Timur usai Induk Diterkam Buaya
-
DPD RI Kawal Keuangan Daerah Kaltim, Rekomendasi BPK Jadi Sorotan
-
Balita di Samarinda Meninggal Sesak Napas saat Kabut Asap Karhutla
-
Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik
-
BRI Peduli Hadirkan Jembatan Gantung untuk 7.000 Warga Desa Kemang Cianjur