"Saya waktu itu hendak berbagi makanan bersama suami di Terminal Lempake. Tiba-tiba ada seorang ibu kehujanan dan saya suruh masuk mobil. Kemudian disuruh merawat," katanya.
Sejak saat itu, dirinya terus menerima anak-anak terlantar lain dan memilih mendirikan Yayasan Baitul Walad Mustofa. Ia mengaku, bahwa di antara bayi yang kini dirawatknya memiliki latar belakang hendak dijadikan tumbal pesugihan oleh orang tuanya.
Biayai santri sampai menikah
Selain itu, tanggungan yayasan kepada santri-santri disebut Zakiyah sampai pada tahap pernikahan santri. Begitu juga santri yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, pihaknya akan berusaha keras membantu impian santri agar bisa terwujud.
Baca Juga:Merayakan Kemerdekaan RI, Ini Cara Pencairan Bantuan Langsung Tunai Tanpa Antre di BRI
"Kami harapkan anak-anak nantinya juga dapat melanjutkan perjuangan ini. Kalian besar dari sedekah-sedekah para donatur. Hal seperti itu yang kami tanamkan kepada anak-anak. Jika kelak menjadi orang besar, diharapkan dapat membantu yang lain," harapnya.
Sementara itu, dia mengaku, pihaknya sudah berhasil mengantarkan 5 orang santri di Bangkalan, Madura, Jawa Timur untuk belajar di pondok pesantren di sana.
"Salah satunya adalah anak yang kami temukan pertama kali," pungkasnya.
Sebagai informasi, bagi para donatur yang ingin memberikan donasi dapat melalui rekening bersama Yayasan Baitul Walad Mustofa bernomor (002) - 0048-01-005682-53-2 di Bank BRI dengan kontak personal Zakiyah 0813-3229-9481. Atau dapat melalui rekening yayasan lainnya bernomor (124) - 5141141550 Bank Kaltimtara Syariah.
Baca Juga:Dugaan Korupsi Pengelolaan Dana Bantuan, Kadis Kebudayaan Denpasar Dicecar 62 Pertanyaan