Dukungan Masyarakat Samarinda Soal Penurunan Harga Swab Test PCR

Klinik di Samarinda menerapkan harga tes PCR sesuai dengan yang aturan Pemerintah. Jika ada klinik yang mematok harga lebih dari ketentuan, tindak tegas Diskes Kaltim menanti.

Denada S Putri
Kamis, 16 September 2021 | 12:25 WIB
Dukungan Masyarakat Samarinda Soal Penurunan Harga Swab Test PCR
Ilustrasi antigen swab PCR [Suara.com]

"Kalau takut sih nggak ya, saya belum mau test PCR ya karena belum ingin saja. Soalnya belum ada gejala Covid-19, makanya nanti saja mau test PCR-nya, atau kalau ada perjalanan ke luar kota baru saya lakukan Test PCR, kan syarat untuk perjalan luar kota harus PCR," ujarnya.

Sementara itu, ditemui di salah satu puskesmas yang berada di Jalan Pasundan, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, pria bernama Pranoto (39) mengatakan dirinya lebih memilih swab antigen daripada harus menggunakan swab PCR.

"Kalau saya sih lebih milih swab Antigen, karena selain perbedaan harga, hasil dari swab antigen itu lebih cepat daripada swab PCR," ungkapnya.

Disinggung alasan kenapa lebih memilih swab antigen daripada swab PCR, karena adanya ketakutan dalam tindakan medis. Pranoto menambahkan, dari pribadinya sendiri tidak ada ketakutan dalam pengambilan sample PCR, walaupun memang pengambilan PCR itu dinilai banyak warga usai pengambilan sample merasa agak sakit karena harus mengambil sample dengan cara memasukkan alat pengambil sample ke dalam hidung.

Baca Juga:Hits Health: Diet Atasi Loyo dan Disfungsi Ereksi, Covid-19 Menurun di Banyak Negara

"Kalau memang pertama pasti ada rasa takut sih, karena bayangi aja hidung dicolok-colok gitu. Tapi kalau lama kelamaan pasti sudah terbiasa. Cuma tetap takut sih.”

“Kalau saya milih tetap antigen saja, ya karena itu lebih murah, walaupun PCR sudah turun juga," sambungnya.

Kendati itu, ia berharap pemerintah bisa kembali menurunkan harga PCR. Walaupun memang harga PCR sudah mencapai Rp 495 ribu, namun baginya, belum semua masyarakat bisa menjangkau harga tersebut.

"Walaupun harga PCR sudah turun Rp 495ribu, tapikan banyak masih warga belum bisa melakukan PCR dengan harga segitu. Kalau bisa biaya PCR itu di gratiskan," imbuhnya.

Suasana pengambilan sample PCR di salah sau Klinik Samarinda. [Suara.com/Apriskian Tauda Parulian]
Suasana pengambilan sample PCR di salah sau Klinik Samarinda. [Suara.com/Apriskian Tauda Parulian]

Klinik di Samarinda Sudah Terapkan Aturan Pemerintah untuk Menurunkan Harga PCR

Baca Juga:Kemenkes Ungkap Skema Vaksin Dosis Ketiga Booster, Benarkah Berbayar?

Salah satu klinik di Samarinda yakni, klinik Media Farma yang berada di Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Utara mengaku, sudah menerapakan aturan Pemerintah Pusat untuk menurunkan harga test PCR.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini