"Ada 2 pulau yang dilepaskan," katanya. "Kemudian dari segi ketenagakerjaan, adanya outsourcing yang dinilai merugikan buruh dan menguntungkan pengusaha."
Singgung Soal Kenaikan Harga BBM sampai Pembentukan KPK
Bahkan pemuda itu sempat menyinggung perihal kenaikan harga BBM, baik di eranya, era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo. Namun hanya di era SBY lah Megawati serta putrinya, Puan Maharani, sampai menangis bersama.
Ia juga sempat membandingkan komunikasi publik di era kepemimpinan Megawati dengan sang ayah, Soekarno yang menjadi presiden pertama Indonesia.
Baca Juga:Viral Tetangga Ribut Perkara Lahan Parkir: Ini Jalan Umum, Bukan Garasimu
Meski begitu, pemuda ini mengapresiasi lahirnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di era kepemimpinan Megawati.
"Karena banyak penjahat negara yang dijebloskan ke penjara gara-gara KPK," ujarnya. "Tapi Ibu sebagai salah satu pendiri bisalah semangatin KPK ini untuk mencari buron, ya salah satunya Harun Masiku."
Karena itulah, ia menilai Megawati tidak seharusnya khawatir bagaimana Indonesia bila dirinya telah tiada.
"Ibu nggak usah khawatir jika Ibu sudah tidak ada, justru kita masih khawatir jika..." pungkas pemuda itu, sengaja menyetop pernyataannya di tengah-tengah. "...eh enggak, debat harus tetap pakai adab."
Video ini pun mendapat perhatian luas, serta tentu saja meraup banyak pujian warganet. Warganet juga berharap agar pemuda itu tak berakhir menghilang tiba-tiba akibat konten yang dibuatnya.