“Dengan semakin banyak mitra pembayaran yang dapat bekerjasama, tentunya akan memberikan lebih banyak pilihan dan kemudahan bagi masyarakat,” imbuhnya.
Kanwil V KPPU Balikpapan juga sudah melakukan pemantauan terkait penggunaan aplikasi MyPertamina tersebut.
Berdasarkan hasil pantauan, saat ini beberapa SPBU sudah menerapkan penggunaan aplikasi MyPertamina. Namun, masih terdapat opsi untuk pembayaran secara cash.
Tak diwajibkan beli pakai aplikasi
Sementara itu, Area Manager Comm Rel & CSR Patra Niaga Kalimantan, Susanto August Satria meluruskan informasi, bahwa Pertamina tidak mewajibkan membeli BBM subsidi menggunakan aplikasi MyPertamina sebagai pembayaran.
“Yang sedang dilakukan sekarang adalah sosialisasi dan ujicoba pendaftaran kendaraan roda 4 atau lebih, yang merasa berhak menggunakan BBM subsidi melalui website subsiditepat.mypertamina.id, untuk di Kalimantan masih diuji coba di Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Di mana, setelah mendaftar dan proses pencocokan data nantinya jika data sesuai dengan yang didaftarkan maka akan mendapat barcode.
“Nah barcode itulah yang ditunjukkan ke operator untuk di scan, jika hasil scanning barcode tersebut sesuai dengan kendaraan yang dibawa maka bisa diisikan bbm subsidi,” akunya.
“Pembayarannya ada banyak opsi yaitu cash, debit atau tunai, serta bisa melalui aplikasi mypertamina,” pungkasnya.
Baca Juga:PT Pertamina Patra Niaga: Kami Hanya Sosialisasi Aplikasi MyPertamina, Belum Implementasi