Ngamuk Tak Sudi Diklakson, Komplotan ABG Pukuli hingga Injak-injak Pria di Depan Istri-Bayinya

Aksi pengeroyokan itu baru terjadi setelah sejumlah remaja yang mengenakan jersey sepak bola mengadang mobil tersebut.

Denada S Putri
Jum'at, 19 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Ngamuk Tak Sudi Diklakson, Komplotan ABG Pukuli hingga Injak-injak Pria di Depan Istri-Bayinya
Komplotan ABG pukuli hingga injak-injak pria di depan istri-bayinya. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Beredar video aksi di media sosial yang merekam aksi sekelompok remaja mengeroyok pria di depan istri dan anak korban yang masih balita. Dalam keterangan video yang beredar, peristiwa pengeroyokan itu diduga dipicu karena para pelaku yang menggunakan sepeda motor tidak terima dengan bunyi klakson mobil yang ditumpangi korban.

Dalam video beredar, disebutkan jika sebelum melakukan pengeroyokan, para pelaku melakukan perusakan terhadap mobil yang mengangkut satu keluarga itu. Aksi pengeroyokan itu baru terjadi setelah sejumlah remaja yang mengenakan jersey sepak bola mengadang mobil tersebut.

Dilihat pada Kamis (18/8/202) dalam video yang diunggah ulang akun Instagram, @andreli_48, aksi pengeroyokan terjadi di daerah Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Selasa (16/8/2022) sore. Dalam video yang beredar, wanita berhijab yang menggendong balita menangis menjerit-jerit ketika suaminya dikeroyok para ABG tersebut secara membabi buta.

Tak hanya menggunakan tangan kosong, dalam video terlihat para remaja itu memukuli dengan menggunakan kayu dan menginjak-injak pria tersebut. Istri korban diduga ikut menjadi sasaran amuk sejumlah pelaku saat hendak meminta tolong agar suaminya tak lagi dianiaya. Balita yang digendong wanita itu pun terlihat dalam posisi tengkuranp di tanah di sebelah ibunya yang teriak histeris.

Baca Juga:Viral Kasatlantas Polres Madiun Marahi Wartawan yang tak Sengaja Pegang Pantat Istrinya, Sampai Lepas Baju Dinas Nyaris Ribut

Beruntung ada sejumlah warga akhirnya melerai aksi pengeroyokan itu. Pria yang dikeroyok itu pun terlihat menggendong balitanya. Tampak balita itu terlihat hanya memeluk pria diduga ayahnya itu. Situasi dalam video itu terlihat masih tegang karena pria tersebut masih terlibat adu mulut dengan sejumlah remaja yang membekali dirinya dengan batu dan kayu.

Beredarnya video pria yang dikeroyok oleh sejumlah remaja di depan anak dan bayinya itu membuat netizen murka. Rata-rata netizen mendesak agar pelaku perusakan dan pengeroyokan terhadap sopir mobil tersebut bisa diproses secara hukum. Saking emosi setelah melihat penganiayaan yang dilakukan di depan anak-anak, netizen lainnya meminta agar kasus ini tidak diselesaikan secara kekeluarga. Sebab, tindakan para ABG itu dianggap brutal saat menganiaya pria di depan istri dan anaknya itu.

Netizen yang lain juga mempertanyakan klakson mobil yang menjadi pemicu aksi beringas para ABG yag dalam video mengenakan seragam sepak bola berwarna kuning tersebut.

"Kudu dipenjara jangan pake damai," tulis akun @sur****.

"Ga mau di klakson yah di rumah aja jangan keluar ke jalan," kata akun @dwi****.

Baca Juga:Mahfud MD: Kelompok Ferdy Sambo di Polri Halangi Penyelidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J

"Pada knapa sih orang-orang Diklakson aja bisa emosi segitunya. Nanti klo ditangkep jangan pada sok ayam sayur yah, yang gagah kayak pas di video ini," timpal akun @yuk****.

News

Terkini

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB

Laga Timnas Indonesia vs Curacao di Stadion GBLA berhasil dimenangkan skuad Garuda dengan skor 3-2.

News | 23:25 WIB

Balikpapan masih zona merah.

News | 21:16 WIB

Ketua panitia Turnamen Silaturahmi Usia 50 Tahun Keatas, Amirullah membenarkan ada salah seorang pemain meninggal dunia.

News | 21:08 WIB

Salah satu korban sampai ada yang melahirkan seorang bayi.

News | 19:43 WIB

Sontak terjadi keributan dipersimpangan jalan. Beberapa warga yang berada di sekitar lantas menghampiri.

News | 19:12 WIB

Diskes mengimbau kepada seluruh warga untuk lakukan Gerakan 3M Plus.

News | 18:42 WIB

Dari 4 orang tersebut, 3 dilaporkan meninggal dunia.

News | 17:00 WIB
Tampilkan lebih banyak