Pembangunan Tambat Tongkang Senilai Rp28 Miliar di Kaltim Dimulai April

Penyediaan tempat tambat resmi ini krusial untuk menekan keberadaan operator tambat liar.

Eko Faizin
Rabu, 04 Februari 2026 | 09:10 WIB
Pembangunan Tambat Tongkang Senilai Rp28 Miliar di Kaltim Dimulai April
Ilustrasi Sungai Mahakam / [SuaraKaltim.id/Tuntun Siallagan]
Baca 10 detik
  • Kaltim bakal bangun tambat tongkang senilai Rp28 miliar mulai April 2026.
  • Pembangunan tambat itu demi menata alur pelayaran di Sungai Mahakam.
  • Proyek fisik puluhan miliar tersebut diharapkan bisa selesai enam bulan.

SuaraKaltim.id - Proyek pembangunan fasilitas tambat kapal ponton batu bara di Sungai Mahakam, dimulai sekitar April 2026 demi menata alur pelayaran.

Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Timur Ahmad Maslihuddin berharap proyek fisik senilai Rp28 miliar ini bisa selesai enam bulan.

"Fasilitas ini diprioritaskan secara khusus untuk kapal jenis ponton atau tongkang yang sedang menunggu antrean melintasi kolong (pengolongan) jembatan, sehingga armada tersebut tidak lagi memadati jalur utama yang sibuk," ujar Maslih dikutip dari Antara, Selasa (3/2/2026).

Fasilitas infrastruktur perhubungan sungai ini dibangun di dua lokasi strategis, yakni kawasan Sungai Lais dan Sungai Kunjang, sebagai respons pemerintah atas maraknya kapal yang memarkir armadanya secara ilegal di badan sungai.

Maslihuddin menjelaskan bahwa penyediaan tempat tambat resmi ini krusial untuk menekan keberadaan operator tambat liar yang menyebabkan kapal parkir sembarangan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas Sungai Mahakam.

Keberadaan kapal-kapal yang parkir liar di tengah sungai tersebut dinilai berisiko tinggi karena dapat mempersempit alur pelayaran bagi kapal lain dan secara signifikan meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan di perairan Mahakam.

Pihak Dishub Kaltim berkomitmen segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) dan menerbitkan surat edaran resmi guna mewajibkan para nakhoda dan pemilik kapal untuk mengarahkan armada masuk ke lokasi tambat yang telah disediakan pemerintah.

Alokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebesar Rp28 miliar tersebut dipastikan mencukupi untuk membiayai konstruksi fisik di kedua titik tambat agar memenuhi standar teknis dan keselamatan pelayaran yang berlaku.

Pengelolaan operasional fasilitas tambat ini bakal diserahkan secara profesional kepada mitra daerah, yakni Perusda Melati Bhakti Satya, guna memastikan manajemen kepelabuhanan yang legal, tertib, dan akuntabel sesuai regulasi.

"Kami berharap dengan fasilitas penambatan ini, kesemrawutan lalu lintas angkutan air di area sekitar Jembatan Mahakam dapat terurai dan keselamatan pelayaran di Sungai Mahakam semakin terjamin," tegas Maslih. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini