M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Kamis, 27 Agustus 2020 | 21:05 WIB
Seks oral bisa vagina bau. (Shutterstock)

Ia menambahkan, fusobacterium dibantu bakteri yang mirip BV dan menghasilkan enzim yang disebut sialidase. Kemudian memungkinkan Fusobacterium mengonsumsi asam sialat dari lendir yang diproduksi oleh inang.

Pada manusia, fusobacterium dapat ditemukan di mulut dan tumbuh berlebih di plak gigi.

Para peneliti menduga mungkin bakteri itu tersebar selama seks oral, yang telah diidentifikasi dalam beberapa studi klinis sebagai faktor risiko BV.

NHS merekomendasikan untuk konsultasi ke dokter umum jika curiga mengalami BV.

Baca Juga: Apakah Kondom Diperlukan Saat Melakukan Seks Oral?

"Bakterial vaginosis biasanya diobati dengan tablet atau gel atau krim antibiotik. Ini diresepkan oleh dokter umum atau klinik kesehatan seksual," kata Agarwal.

Load More