SuaraKaltim.id - Diduga berawal dari saling cekcok karena nada bicara tinggi, seorang warga Tanah Pinoh bernama Jam'an (55) harus dilarikan ke RSUD Ade M Djoen, Sintang pada Jumat, (28/8/2020) kemarin sekitar pukul 18.00 WIB.
Peristiwa tersebut viral karena video rekaman yang menunjukkan korban dalam keadaan terluka parah dan terbaring di emperan toko tersebar di media sosial. Dalam video yang viral tersebut, korban tergeletak di Jalan D.I Panjaitan Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Pasar Sungai Durian, Kabupaten Sintang.
"Benar, kejadian tersebut," ujar Kapolres Sintang, melalui Kasubak Polres Sintang, Iptu Hariyanto saat dikonfirmasi Suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com) perihal kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kronologi berawal pada Jumat (28/8/2020) saat itu Jam'an yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir sedang santai di pinggir Jalan DI Panjaitan Kelurahan Kapuas Kanan Hulu seperti biasa. Kemudian, ia menegur korban yang sedang melintas.
"Coba kau parkir disana!," ujar Jam'an dengan nada bicara yang agak keras.
Diduga tersinggung dengan nada bicara korban yang tinggi, pelaku lantas menanggapinya dengan emosi tinggi pula.
"Ngapain kau nyuruh-nyuruh aku, bagus kau pergi jak sana ke Dermaga," ujar pelaku tidak terima.
Tidak lama berselang, keduanya terlibat cekcok. Tidak bisa menguasai amarahnya pelaku kemudian mengeluarkan pisau cutter dan mengarahkannya ke tubuh korban. Korban mengalami uka di tangan kanan dan telapak tangan kanannya.
Sempat hendak melarikan diri, namun korban yang terjatuh masih dikejar pelaku. Peristiwa ini sempat menjadi perhatian masyarakat yang berada di sekitar lokasi hingga akhirnya korban melarikan diri.
Baca Juga: Tak Sengaja Injak Tangan Jemaah, Pria Ini Ditampar hingga Wajah Ditendang
Kekinian, korban sudah melaporkan kejadian ke Polsek Sintang Kota, Sungai Durian dengan Nomor : LP / 139 / VIII/ RES.1.6 / 2020 / Kalbar /Res Sintang/ Sek. Sintang Kota, tentang dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 351 KUHP.
"Satu pisau cutter diamankan penyidik sebagai barang bukti," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tak Sengaja Injak Tangan Jemaah, Pria Ini Ditampar hingga Wajah Ditendang
-
Istri dan Balita Disiram Pertamax Saat Tidur, Lalu Dibakar
-
Bikin Truk Minder, Muatan Motor Ini Bikin Warganet Heran Nggak Ketulungan
-
Ditanya Makanan di Penjara Seperti Apa? Polisi: Kalau Aku Ini Enggak Cukup
-
Tukang Parkir Rela Kehujanan Demi Amankan Helm, Aksinya Viral
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
4 Sepatu Running Lokal yang Populer, Nyaman Maksimal buat Lari Harian
-
Kasus Korupsi Tambang Rp500 Miliar, Eks Kadistamben Kutai Kartanegara Ditahan
-
BRI Sepakat Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Cek Jadwal Detail dan Pembagiannya
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim