SuaraKaltim.id - Angka penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan terus bertambah.
Senin (21/9/2020) Pemerintah Kota Balikpapan, melaporkan sebanyak 38 kasus terkonfirmasi positif covid-19.
Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty, 38 kasus positif di Balikpapan terdiri dari 5 kasus dengan riwayat gejala suspek dan 3 kasus hasil perluasan tracing.
“5 Kasus yang mengalami gejala, sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Kemudian ada sebanyak 31 kasus terkonfirmasi positif dengan riwayat tanpa gejala atau melakukan isolasi mandiri,” ujarnya.
Terkait data sembuh, Andi melaporkan ada 47 pasien sembuh atau selesai menjalani perawatan di rumah sakit maupun karantina mandiri.
“Ada 47 orang yang dinyatakan sembuh, 15 orang dari RSUD Kanujoso Djatiwibowo, 2 dari RSPB, 2 dari RS Restu Ibu, 8 kasus dari RS Siloam, 10 kasus dari RS Hermina dan 10 kasus selesai isolasi mandiri,” ujarnya.
Selain itu, ada pula satu kasus meninggal dunia pada hari ini. Pasien dengan kode BPN 2181 laki-laki 60 tahun. Meninggal di rumah sakit Siloam pukul 05.00 Wita dan telah dimakamkan secara protokol kesehatan.
Secara kumulatif per tangga 21 September 2020, positif covid-19 sebanyak 2.710 kasus, sebanyak 219 menjalani perawatan di rumah sakit, sebanyak 517 kasus menjalani karantina mandiri, sebanyak 1.745 kasus sembuh dan 175 kasus meninggal.
Baca Juga: 66 Pekerja Minyak Lepas Pantai Milik Pertamina Balikpapan Positif Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa