SuaraKaltim.id - Apa jadinya jika beton masih basah, ada pengendara nekat melewatinya. Selain bikin emosi, pastinya akan membuat rugi karena telah susah payah untuk membangunnya.
Media sosial dibuat geram dengan aksi pemotor nekat terobos jalan yang sedang dicor beton. Akibatnya, jalan tersebut rusak dan menyisakan bekas roda sepeda motor.
Aksi pemotor tersebut diunggah oleh akun Instagram @camerapenjurunews. Aksi pemotor itu membuat publik meradang.
"Pengendara motor ini sempat bikin kesal warga, lantaran nekat menerobos jalan yang sedang dibeton," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Sabtu (26/9/2020).
Dalam video singkat itu, tampak pengendara motor matik sudah berada di tengah-tengah jalan yang sedang dicor beton.
Ban motor tersebut menyisakan bekas di atas jalan cor beton lantaran kondisi beton masih basah.
Si pengendara tampak memundurkan motornya hingga keluar dari area jalan yang dibeton.
Bekas tapak sepatu si pengendara juga membekas di atas jalan yang baru dibangun tersebut.
Aksi pemotor itu langsung menjadi sorotan warga sekitar. Warga hingga para petugas proyek beramai-ramai menyoraki si pemotor.
Baca Juga: Oknum Satpol PP Marahi Pelanggar Prokes, Wali Kota Singkawang Bertindak
Menurut keterangan yang dihimpun, insiden tersebut terjadi di daerah Pasir Muncang, Jawa Barat.
Warga sekitar telah memasang portal pemberitahuan bahwa jalan tersebut sedang dalam perbaikan. Namun, si pemotor diduga tak mengindahkan portal tersebut hingga nekat menerobos masuk ke jalan yang sedang dibeton.
"Entah karena tidak memperhatikan atau terburu-buru, pengendara tersebut nekat masuk ke jalur yang sedang dicor (masih basah)," imbuhnya.
Usai pemotor tersebut pergi, para petugas proyek langsung memperbaiki jalanan yang telah rusak itu.
Video ksi pemotor menerobos ke jalan yang sedang dicor tersebut mendadak viral di media sosial. Hingga Sabtu sore, video tersebut telah disaksikan lebih dari 17 ribu pengguna.
Banyak warganet yang meradang melihat ulah si pemotor. Pasalnya, aksi mereka telah merugikan banyak orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa