SuaraKaltim.id - Pada masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini, kesempatan kerja bagi lulusan baru atau fresh graduate untuk mendapatkan pekerjaan tergolong kecil.
Menurut Sosiolog dan Pengajar Vokasi Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati, perusahaan lebih memilih orang yang berpengalaman sebagai pekerja.
Pernyataan Devie itu diungkapkannya, lantaran menanyakan langsung persoalan tersebut kepada para pelaku industri.
"Yang menarik adalah mereka mengatakan, Devie industri lagi kacau balau, ekonomi sedang sakit dan ini di seluruh dunia," kata Devie dalam RDPU Peta Jalan Pendidikan di Komisi X DPR, Rabu (11/11/2020).
"Jadi apa yang terjadi, kami dalam konteks sumber daya manusia, kami melakukan banyak PHK. Jadi ketika kami harus memilih untuk menggerakan lagi mesin kami, kami akan jauh lebih memilih mantan profesional dibanding fresh garduate," tutur Devie mengulang jawaban dari pelaku industri.
Alasan perusahaan lebih memilih merekrut orang berpengalaman dibanding lulusan baru ialah karena persoalan efisiensi dan efektivitas. Di mana perusahaan menginginkan pekerja yang piawai serta siap mental maupun kemampuan untuk langsung bekerja.
"Karena apa? Di era krisis seperti sekarang, kami mengharapkan ada super man dan super woman. Orang yang bisa melakukan multitasking dan bisa comply dengan tuntutan industri," ucap Devie.
Fakta tersebut, dipandang perlu dijadikan catatan serius dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui institusi pendidikan.
"Bagaimana mungkin industri kita bisa tertolong ketika sumber daya manusia yang dihasilkan oleh institusi pendidikan itu tidak bisa menjawab hal tersebut," ujar Devie.
Baca Juga: AirAsia Unlimited Pass Diharapkan Kembali Gairahkan Industri Penerbangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya