SuaraKaltim.id - Kabar mengejutkan datang dari Nigeria, Afrika. Sebuah penyakit demam, diidentifikasi sebagai yellow fever atau demam kuning tengah menewaskan 76 nyawa dalam sepuluh hari selama November ini.
"Sebanyak 35 kematian dilaporkan di Negara Bagian Delta, 33 kematian di Negara Bagian Enugu, dan delapan lainnya di Negara Bagian Bauchi antara 1 hingga 11 November," terang Chikwe Ihekweazu, Direktur Jenderal Pusat Pengendalian Penyakit Nigeria, kepada Kantor Berita Nigeria, dilansir laman Xinhua, Minggu (15/11/2020).
"Sekitar 222 kasus dugaan dan 19 kasus terkonfirmasi juga ditemukan di tiga negara bagian tersebut dalam periode yang sama," imbuhnya.
Menurut Ihekweazu, sebagian besar kasus merupakan lelaki berusia antara 1-55 tahun dengan gejala mulai dari demam, sakit kepala, kelelahan, penyakit kuning, sakit perut, mimisan, muntah hingga adanya darah dalam tinja atau urin.
Guna mengatasi wabah tersebut, pejabat kesehatan setempat mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi sedang dilakukan.
Demam kuning sebagian besar disebabkan oleh virus yang disebarkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini dapat dicegah dengan satu dosis vaksin demam kuning yang mampu memberikan kekebalan seumur hidup.
Berita Terkait
-
Duhh! Waspadai Yellow Fever, Demam Kuning Nigeria Sudah Merenggut 76 Nyawa
-
Waspada! Wabah Demam Kuning Telah Menelan Nyawa
-
Kematian Hegel, dan Kebangkitannya saat Pandemi Covid-19
-
Sri Mulyani: Pandemi Ajarkan Banyak Negara Belajar Reformasi Anggaran
-
Kisah Pengelola Kantin Sekolah, Nasib Kian Memburuk Saat Covid-19 Datang
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas