SuaraKaltim.id - Satu video rekaman yang menunjukan adanya ceceran uang setelah banjir melanda, menghebohkan jagat maya. Rekaman dalam video tersebut diketahui terjadi di Desa Plumbong, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang.
Dalam video itu, warga setempat dihebohkan dengan temuan uang pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000 yang tercecer di saluran irigasi.
Tayangan video yang viral tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @manaberita pada Sabtu (21/11/2020). Menurut keterangan unggahan itu, uang yang berceceran ditemukan pada Jumat (20/11/2020) pagi.
Setelah dikumpulkan dan dihitung ternyata jumlah uang tersebut mencapai Rp 23 juta. Bahkan ada salah satu warga yang menemukan uang Rp 10 juta dalam satu ikatan uang kertas Rp 100.000-an.
Dilansir dari Solopos.com-jaringan Suara.com, pada video tersebut, terlihat warga beramai-ramai mendatangi area persawahan untuk menemukan uang yang tercecer di saluran irigasi.
Uang tersebut diduga milik salah seorang warga yang terbawa banjir yang terjadi pada Kamis (19/11/2020) malam. Uang tersebut kali pertama ditemukan Nur Khamid.
Kala itu, Nur Khamid yang merupakan petani setempat, berniat membersihkan saluran irigasi seusai dilanda banjir setelah hujan lebat.
Ketika membersihkan saluran irigasi, dia menemukan uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 di saluran irigasi. Saat ditotal, temuan Khamid hampir mencapai Rp 10 juta.
Tak sampai di situ, ternyata temuan uang tidak hanya di saluran irigasi. Uang juga ditemukan berceceran di sawah yang berada dekat saluran tersebut.
Baca Juga: Viral Warga Temukan Uang Tercecer di Saluran Irigasi, Jumlahnya Rp 23 Juta!
Kepala Desa Plumbon Agus Arjito mengemukakan, ada sekitar 50 orang warga yang kemudian mencari dan mengumpulkan ceceran uang tersebut. Semua uang yang ditemukan warga dalam kondisi basah dan bercampur lumpur.
Dia juga membenarkan, ada warga yang menemukan uang Rp 10 juta dalam satu ikatan. Menurutnya, uang tersebut asli, sebab sudah membawa sampel uang tersebut ke bank untuk mengecek keaslian.
Penasaran dengan pemilik uang tersebut, dia juga berinisiatif menanyakannya ke Kepala Desa Tembok, yang letaknya berada di hulu saluran irigasi. Namun hingga kini belum ada laporan kehilangan uang.
Polisi bahkan ikut turun tangan untuk mendalami temuan uang puluhan juta itu. Kapolsek Limpung AKP Yorisa Prabowo membenarkan kejadian tersebut.
Dia mengatakan hingga kini belum ada laporan dari warga yang kehilangan uang. Ia juga berharap pada warga yang menemukan yang tersebut agar tidak digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan