- Kaltim berhasil menghasilkan 270 ribu ton gabah kering pada tahun 2025.
- Kenaikan produksi padi tersebut sejalan dengan meluasnya lahan panen.
- Potensi luas panen padi Januari-Maret 2026 diperkirakan 25,20 ribu hektare.
SuaraKaltim.id - Kalimantan Timur disebut sukses menghasilkan produksi mencapai 270,87 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG) pada periode Januari-Desember 2025.
Kepala BPS Kalimantan Timur, Mas'ud Rifai menyatakan performa positif sektor pertanian pada 2025 itu tumbuh 8,50 persen dibandingkan produksi tahun 2024.
"Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 21,23 ribu ton atau tumbuh 8,50 persen dibandingkan produksi tahun 2024 yang tercatat sebesar 249,64 ribu ton GKG," katanya dikutip dari Antara, Rabu (4/2/2026).
Mas'ud menjelaskan bahwa dinamika produksi sepanjang tahun menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan.
“Produksi padi tertinggi pada 2025 terjadi pada bulan September, yaitu sebesar 67,68 ribu ton GKG. Sebaliknya, produksi terendah tercatat pada bulan Januari, yakni sekitar 0,87 ribu ton GKG,” ujar Masud.
Kenaikan produksi ini, lanjutnya, sejalan dengan meluasnya lahan panen. Berdasarkan hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA), realisasi luas panen padi sepanjang 2025 mencapai 66,52 ribu hektare.
"Luasan ini meningkat sekitar 3,48 ribu hektare (5,51 persen) dibandingkan tahun 2024 yang hanya seluas 63,04 ribu hektare,"jelasnya.
Tren positif ini diprediksi berlanjut hingga awal tahun depan. Potensi luas panen padi pada periode Januari-Maret 2026 diperkirakan menyentuh angka 25,20 ribu hektare.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2025 (20,22 ribu hektare), maka terdapat potensi lonjakan luas panen hingga 24,64 persen.
Secara wilayah, kontribusi terbesar produksi padi di Kaltim masih didominasi oleh tiga kabupaten utama, yaitu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara .
Sementara itu, wilayah dengan tingkat produksi terendah tercatat di Kota Bontang, Kota Balikpapan, dan Kabupaten Mahakam Ulu.
Jika dikonversikan untuk kebutuhan pangan penduduk, total produksi beras Kaltim selama tahun 2025 setara dengan 157,55 ribu ton beras.
Angka ini naik 12,34 ribu ton (8,50 persen) dari tahun sebelumnya yang sebesar 145,21 ribu ton.
Selaras dengan data GKG, puncak produksi beras terjadi pada September dengan volume 39,36 ribu ton, sementara titik terendah pada Januari sebesar 0,50 ribu ton. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri