SuaraKaltim.id - Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 30 miliar untuk program penataan kembali rumah warga di lokasi eks kebakaran di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Anggarannya bersumber dari APBN.
"Dari penjelasan teknis terhadap rencana pembangunan rumah eks korban kebakaran yang pendanaannya dari APBN 2021 itu, diperkirakan menelan dana Rp25 miliar hingga Rp30 miliar," kata Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Syairi di Kotabaru, Selasa (24/11/2020).
Syairi menuturkan, pemerintah akan membangun kembali rumah warga korban kebakaran dengan type 36 sebanyak 126 unit, yang biaya pembangunannya sekitar Rp 200 juta per unit.
Saat ini masih ada beberapa orang yang belum menyetujui program penataan ini, yakni dari jumlah tersebut, 122 KK yang setuju, itupun baru 104 yang telah melengkapi segala dokumen dan persyaratan yang ditentukan.
"Perlu kami tegaskan, bahwa terkait program penataan lokasi eks kebakaran oleh pemerintah ini sepenuhnya gratis bagi warga, artinya 100 persen hibah termasuk sarana pendukung seperti sertifikat, jaringan listrik dan PDAM," tegas Syairi.
Semua pihak khususnya para korban kebakaran di Jalan Patmaraga Kelurahan Kotabaru Tengah, Kecamatan Pulaulaut Sigam, diharapkan turut dalam program penataan eks kebakaran ini demi terwujudnya lingkungan yang tertata dan lebih baik dari sebelumnya.
Ketua Komisi III DPRD Kotabaru, Suji Hendra, telah menggelar rapat koordinasi dengan DPRD Provinsi Kalsel bersama rombongan dalam rangka konsultasi terkait penanganan pascamusibah kebakaran di Kotabaru itu.
"Melalui pembicaraan kami (Komisi III DPRD Kotabaru) bersama anggota DPR-RI dari Fraksi PDIP, Rifki), yang kemudian menghasilkan kesimpulan bahwa dia siap memperjuangkan aspirasi para korban kebakaran untuk mendapatkan bantuan pembangunan rumah mereka yang hangus terbakar," kata Suji Hendra.
Dari penjelasan yang dia terima, pendanaan pembangunan seluruh rumah eks kebakaran di Kelurahan Kotabaru Tengah itu akan digelontorkan dari APBN anggaran 2021.
Baca Juga: 4 Rumah-1 Kios Pangkas di Kota Langsa Dilalap Si Jago Merah
Sebagai tindak lanjut atas informasi tersebut, politikus Partai PAN ini menuturkan, Komisi III DPR. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru