SuaraKaltim.id - Setidaknya 160 peti mati telah ditemukan di situs pekuburan Saqqara, Mesir, sejak para arkeolog memulai penggalian pada September lalu.
Ratusan peti mati tersebut terbuat dari kayu berhias hierohlif dan umumnya merupakan tempat peristirahatan terakhir para pendeta atau pejabat di masanya.
Menurut para ahli, beberapa makam Saqqara juga memiliki segel "kutukan" warna-warni yang tertulis di dinding untuk memperingatkan penyusup.
Salima Ikram, seorang Egyptologist di American University, mengatakan bahwa kutukan yang tertulis di makam sebagian besar berfungsi untuk mencegah penyusup yang bermaksud menodai tempat peristirahatan mumi.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Rasi Bintang Misterius di Kuil Mesir Kuno
"Mereka umumnya menyatakan bahwa jika kuburan dimasuki oleh orang yang tidak suci (baik tubuh atau niat), maka semoga dewa menghukum orang tersebut dan meremas lehernya seperti angsa," kata Ikram, seperti dikutip Science Alert, Senin (30/11/2020).
Kutukan Saqqara yang dikutip Ikram ditemukan di makam wazir Ankhmahor, seorang pejabat Firaun yang hidup lebih dari 4.000 tahun lalu, selama dinasti ke-6 Mesir. Ia dimakamkan di mastaba, sebuah kuburan di atas tanah berbentuk persegi panjang.
Kutukan yang tertulis dimaksudkan untuk melindungi Ankhmahor. Itu juga memperingatkan pengetahuan wazir tentang mantra dan sihir rahasia dan mengancam akan memberikan penyusup dengan "ketakutan melihat hantu".
Menurut Ikram, kutukan seperti itu ditujukan untuk mencegah perampok kuburan karena makam kuno di Mesir berfungsi seperti rumah bagi orang mati di akhirat.
Orang Mesir kuno percaya bahwa jika ingin memiliki kehidupan yang luar biasa setelah kematian, maka makam tersebut juga harus dibuat luar biasa. Oleh karena itu, makam seseorang umumnya dihiasi dengan semua jenis harta dunia yang ingin mereka nikmati selama-lamanya, bahkan hingga di akhirat. Dengan kepercayaan seperti itu, penyusup mencoba mencuri barang berharga yang dikubur bersama mumi. Jika tertangkap, penyusup akan dihukum dengan cara yang sepadan dengan kejahatan mereka.
Baca Juga: Lancang! Mentang-mentang Ada Lansia, Tetangga Ini Pede Tawari Peti Mati
Ikram menjelaskan bahwa hukuman karena menyusupi makam bangsawan bisa mendapatkan penyiksaan dengan dipukul dan kemungkinan pencabutan hidung. Penyusup juga akan diminta untuk mengembalikan barang yang dicuri.
Meski begitu, tulisan di makam Ankhmahor menyambut baik orang-orang yang memiliki niat murni dan damai. Tertulis bahwa dia akan melindungi mereka di istana Osiris, Penguasa Dunia Bawah Mesir.
Orang Mesir kuno percaya bahwa Osiris bertugas menghakimi jiwa yang sudah mati sebelum mereka masuk ke alam baka. Kutukan serupa juga muncul di beberapa makam lain di seluruh Mesir, dengan mayoritas tercatat dari Kerajaan Lama antara 2575 dan 2150 SM.
Berita Terkait
-
Bongkar Misteri Bashiri: Mumi Mesir yang Tak Berani Dibuka Arkeolog
-
Penemuan Kota Raksasa di Bawah Piramida Mesir Guncangkan Ilmuwan, Simpan Fakta Apa?
-
Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai
-
Mesir Usulkan Pasukan Internasional di Gaza dan Tepi Barat: Solusi atau Eskalasi Baru?
-
11 Rekomendasi Film dan Series yang Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran, dari Wicked Hingga Sonic The Hedgehog 3
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN