SuaraKaltim.id - Seorang perempuan berusia 31 tahun ditemukan tewas di tepi pantai rupanya telah menuliskan surat wasiat sebelum kematiannya.
Rohatul Khasanah, perempuan asal Jember, ditemukan tak bernyawa di Pantai Gumukmas, Jawa Timur baru-baru ini.
Ia ditemukan oleh seorang pencari ikan dalam kondisi tubuh sudah kaku, dengan luka di bagian pelipis dan telinga mengeluarkan darah, dikutip dari SuaraIndonesia.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (3/12/2020).
Sementara, keluarga korban rupanya menemukan pesan terakhir yang ditulis korban sebelum kematiannya.
Surat wasiat tersebut ditemukan oleh suami Rohatul, Wisono, di kamarnya.
"Surat ini saya temukan di kamar, saya sama sekali tidak menyangka akan terjadi seperti ini," ungkap Wisono dengan nada sedih, Selasa (01/12/2020) siang.
Ditulis dalam secarik kertas, surat wasiat itu bertuliskan permintaan agar Wisono mencari istrinya ke laut selatan.
"Lek gole'i aku ndek segoro kdul yah. Palingo aku wes mati. (Kalau cari saya di laut selatan, ayah. Mungkin saya sudah mati)," berikut isi tulisan itu.
Sementara pihak keluarga, meminta jenazah perempuan yang berasal dari Desa/Kecamatan Kencong itu untuk segera dimakamkan.
Baca Juga: Mayat Perempuan Membusuk di Pantai, Pakai Baju Ungu, Kulit Putih Langsat
Diberitakan sebelumnya, seorang pencari ikan secara tidak sengaja menemukan mayat tak dikenal terapung di bibir pantai.
Bahkan, sebelumnya pihak kepolisian sempat kesulitan mencari identitas korban.
Namun, berkat kerja cepat kepolisian dan komunitas media sosial, akhirnya identitas korban berhasil ditemukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI KKB National Expo 2026 Hadir Serentak di 131 Lokasi, Torehkan Rekor MURI
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla