SuaraKaltim.id - Seorang pembeli memesan plastik bubble wrap dengan ukuran 3 meter hanya untuk hal sepele. Bukan untuk membungkus barang, tapi bubble wrap itu ternyata untuk kebutuhan pribadinya sendiri.
Ketika ia menunjukkan foto fungsi bubble wrap pesanannya, banyak yang tak menyangka jika pria itu akan menggunakannya cuma sebagai pengganti guling.
Dibagikan kembali oleh akun Twitter @txtdarionlshop pada 13 Desember, pemilik akun mengunggah gambar tangkapan layar salah satu toko online di marketplace yang menjual bubble wrap meteran.
Dijual dengan harga hanya Rp 3.950 untuk bubble wrap ukuran 1 meter x 125 cm, penjual tersebut menulis keterangan agar pembeli membeli dengan jumlah minimal lima buah.
Namun dalam kolom ulasan toko tersebut, seorang warganet dengan inisial K membeli bubble wrap tersebut hanya tiga buah karena tidak membaca keterangan. Meski begitu, penjual tetap mengirimkan barang.
Menariknya, warganet tersebut membeli bubble wrap bukan untuk keperluan berjualan atau membungkus barang agar aman.
Ia justru membeli bubble wrap tersebut untuk dipeluk. Hal itu diungkap sendiri dalam kolom ulasan.
"Beli ini untuk dipeluk, penjualnya baik baru baca ternyata minim order lima tapi aku cuma tiga tetep dikirim," tulis warganet tersebut serta memberikan rating bintang lima kepada penjual.
Tak hanya itu, ia juga mengunggah foto seorang lelaki yang diduga adalah dirinya sendiri tengah memeluk gulungan bubble wrap. Ulasan tersebut diketahui ditulis pada 8 Desember 2020.
Baca Juga: Rumit Bak Soal Fisika, Pertanyaan Warganet saat Beli Termos Ini Bikin Mikir
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 197 kali dan disukai sebanyak lebih dari 3.000 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun, menuai beragam komentar.
"Pas dipeluk erat bunyi pretek pretek, berasa meluk orang abis kecengklak," tulis akun @aawwmlubngt.
"Mas yang beli jomblonya another level..." komentar @Rumput_17.
"Cocok untuk yang merindukan kehangatan," tambah @khns_.
"Ketika kamu butuh guling tapi budgetmu cuma ceban," cuit @keUwUanduniawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Minggu 22 Februari 2026