SuaraKaltim.id - Pengacara kenamaan Hotman Paris buka suara soal permintaan agar dirinya menjadi pengacara bagi imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Secara terang-terangan, ia menolak.
Hotman Paris juga membeberkan alasan tersendiri mengapa ia ogah menjadi kuasa hukum dari Rizieq Shihab. Salah satunya, ia terlampau sibuk.
"Banyak tokoh-tokoh yang dekat sama Rizieq itu yang juga pengacara, mereka akan membela Habib Rizieq bukan Hotman," kata Hotman Paris menegaskan, saat ditemui di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Rabu (16/12/2020).
Alasannya, laki-laki kelahiran 20 Oktober 1959 ini ingin memberikan kesempatan pada pengacara-pengacara lain yang justru menawarkan diri jadi pengacara Habin Rizieq Shibab.
"Banyak pengacara senior yang dekat sama Habib Rizieq, jadi saya kasih lah kesempatan pada mereka," ujarnya.
Ditambah lagi, Hotman Paris tengah menangani banyak perkara bisnis. Dia mengaku tidak punya waktu untuk menambah perkara lainnya.
"Saya terlalu sibuk untuk perkara bisnis. Hampir semua konglomerat saya pengacaranya. Jadi saya tidak mungkin ada waktu lagi," ujarnya.
"Dan saya menghormati para pengacara senior yang selama ini membela Habib Rizieq. Silakan saja mereka," tuturnya.
Sebelumnya, permintaan tolong pendukung Habib Rizieq tersebut diungkapkan sendiri oleh Hotman Paris melalui akun Instagram pribadinya.
Baca Juga: Soal Rizieq, Polda Banten: Pemeriksaan Gubernur Banten Wewenang Polda Metro
"Ini salah satu dari ratusan dm ke hotman!! Kenapa minta Hotman? Banyak pengacara top yang lebih hebat dari hotman! Gimana saran para fanss??" kata Hotman, Senin (14/12/2020).
Dalam unggahannya itu, Hotman membagikan sebuah foto tangkapan layar dari seorang warganet bernama Pocut Sarina alias @sarina_cut.
Sarina menyapa Hotman Paris dan mengungkapkan keinginannya untuk memperoleh jasa pengacara papan atas itu.
"Selamat pagi pak @hotmanParis, pak kami membutuhkan jasamu untuk Habib Rizieq berapa kami harus bayarnya jasamu pak pls, i will do best for u pak @hotmanParis," kata Sarina
Berita Terkait
-
FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Dimediasi Dasco, PWI dan Hotman Paris Berdamai: Laporan Dugaan Penghinaan Dicabut
-
Dasco Damaikan Ketua PWI dan Hotman Paris, Laporan Polisi Dugaan Menghina Wartawan Bakal Dicabut
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino