SuaraKaltim.id - Artis Baim Wong punya keinginan menjadi Menteri di pemerintahan Indonesia. Hal itu ia sampaikan saat hadir dalam YouTube CXO Media yang dipandu oleh Putri Tanjung.
Dilansir dari Hops.id media jaringan Suara.com, Baim Wong berbincang banyak hal dengan Putri Tanjung beberapa waktu di YouTube CXO Media. Termasuk, niat dia ingin menjadi seorang pemimpin.
Awalnya, Baim menjelaskan bahwa dirinya diberi tahu oleh petinggi negeri soal seseorang tidak akan menjadi kaya jika menjadi pemimpin yang jujur. Berangkat dari situ, Baim kemudian membahas tentang pahala dan dosa menjadi seorang pemimpin masyarakat.
“Istilahnya kalau misalnya kayak begitu jadi pemimpin itu kalau mau jadi pemimpin yang benar saya berpikir insha Allah ya kita udah berpikirnya ke alam sana lah. Uh itu berjuta-juta pahala yang didapatkan ya. Tapi misalkan kita enggak menjadi pemimpin yang benar, berjuta-juta dosa yang datang,” kata Baim Wong.
Pemikiran tersebut datang pertama kali ketika ayah Kiano Tiger Wong ini mendapat pertanyaan dari Aa Gym tentang pertanggungjawaban jutaan followersnya.
“Jadi itu saya sadar ketika saya ditanya sama Aa Gym, waktu itu saya enggak pernah ketemu sama dia, saya zoom call dan saya ditanya sama dia ‘Baim pertanggungjawaban kamu sama followers kamu apa?’, (Baim) ‘ya begitu, saya berusaha baik saja’,” ucap Baim Wong.
Mendengar jawaban tersebut, Aa Gym langsung memberikan penjelasan bahwa Baim bertanggungjawab terhadap jutaan followersnya atas apa yang ia bagikan di Instagram maupun YouTube.
“Jadi gini, ‘Baim setiap kamu post sesuatu orang mau sirik, orang mau dengki, satu-satunya orang dihitung lho, kalau kamu punya puluhan juta, kalau kamu salah post, itu kamu tanggung semua dosanya. Jangan kira itu bukan pertanggungjawaban’. Dan di situ saya kayak ‘gue mendingan punya 100 followers doang daripada jutaan’,” ucapnya.
Lebih jauh, Putri Tanjung masih penasaran dengan keinginan Baim Wong menjadi pemimpin.
Baca Juga: Di Tengah Pandemi Covid-19, Indonesia Tetap Gencar Promosikan Investasi
Pria 39 tahun tersebut rupanya berpikiran ingin menjadi Gubernur karena ia menyadari bahwa menjadi pemimpin yang jujur akan mendapat pahala yang luar biasa. Tapi, Baim mengaku bahwa keluarganya tidak setuju jika ia terjun ke dunia politik.
“Waktu itu berpikiran Gubernur, karena saya tahu kalau misalkan kita bisa mimpin benar tuh ladang pahalanya banyak banget. Tapi mengerikan sih karena masih banyak musuh, keluarga saya enggak setuju kalau saya seperti itu. Cuman saya pengin banget mensejahterakan orang,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu juga, Baim mengungkapkan keinginan dia untuk menjadi Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Sosial dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Kalau saya agamanya jago, pasti saya jadi Menteri Agama. Kalau sekarang saya senang pasti sosial ya. Kalau misalkan kreatif juga saya suka, pokoknya yang sesuai saya bisa,” pungkas Baim Wong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Benarkah Kursi Pijat Rp125 Juta untuk Gubernur Rudy Mas'ud? Sekda Kaltim Membantah
-
Pasutri Bengis Ditangkap, Bunuh 5 Orang Satu Keluarga di Batas Kalteng-Kaltim
-
Laba BRI Melonjak 13,7% Jadi Rp15,5 Triliun, Momentum Kinerja Positif Terjaga
-
Rudy Mas'ud Minta Maaf, Anggota DPRD Kaltim Ungkit Kebijakan Pro Rakyat
-
Rehab Interior Balai Kota Samarinda Telan Rp17,6 Miliar, Andi Harun Klarifikasi