SuaraKaltim.id - Leicester City harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Crystal Palace di pekan ke-16 Liga Inggris. Berikut fakta dan data usai laga Crystal Palace vs Leicester City.
Pada laga Crystal Palace vs Leicester City di Stadion Selhurst Park, pada Senin (28/12/2020) malam, tim tamu membuang peluang setelah penalti Kelechi Iheanacho digagalkan kiper Vicente Guaita di babak pertama.
Crystal Palace akhirnya memimpin lebih dulu lewat gol Wilfried Zaha di awal babak kedua. Namun Barnes akhirnya memaksa kedudukan berakhir imbang 1-1.
Meski hanya meraih satu poin namun Leicester City sementara naik ke posisi kedua klasemen dengan 29 poin dari 16 laga. Sementara Palace di posisi ke-13 dengan 19 poin.
Berikut fakta - fakta menarik usai pertandingan Crystal Palace vs Leicester City berakhir imbang 1-1 seperti yang dihimpun dari Bbc Sport :
- Crystal Palace belum memenangkan pertandingan liga terakhir mereka dalam sembilan tahun kalender terakhir (Seri 7, Kalah 2), terakhir melakukannya melawan Millwall di Championship pada tahun 2011 (1-0).
- Leicester City hanya kalah satu dari delapan pertandingan tandang Liga Premier mereka pada 2020-21 (Menang 6, Seri 1), setelah kalah lima kali dan seri tiga kali dari delapan pertandingan terakhir mereka di jalan musim lalu.
- Crystal Palace hanya mencatatkan satu clean sheet dalam 24 pertandingan terakhir mereka di Liga Premier, kebobolan dalam 15 pertandingan terakhir mereka di kompetisi tersebut sejak mengalahkan Southampton 1-0 pada pekan pembukaan.
- Leicester City mendapatkan hadiah penalti ke-10 mereka hanya dalam pertandingan Liga Premier ke-16 mereka musim ini, tim tercepat yang pernah mencapai tendangan penalti dalam satu musim dalam kompetisi.
- Vicente Guaita menjadi penjaga gawang Crystal Palace pertama yang melakukan penyelamatan penalti di Liga Premier sejak Wayne Hennessey vs Southampton pada September 2018, dengan penyelamatan kedelapan yang dilakukan oleh seorang penjaga gawang Palace dalam kompetisi (dari 43 kali penyelamatan).
- Penyerang Crystal Palace Wilfried Zaha membuat start ke-200 di Liga Premier untuk The Eagles, paling banyak untuk klub bersama Joel Ward, dan mencetak gol kelima di liga melawan Leicester, lebih banyak daripada melawan tim mana pun.
- Pemain Leicester Harvey Barnes telah mencetak delapan gol dalam 21 pertandingan di semua kompetisi musim ini - satu lebih banyak dari yang dia cetak dalam 42 penampilan untuk the Foxes musim lalu.
Berita Terkait
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Boyfriend on Demand: Debut Romcom Jisoo BLACKPINK Bersama Seo In Guk
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
Kalahkan Chelsea, Mikel Arteta Sebut Final Carabao Cup 'Vitamin Terbaik' untuk Arsenal
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Pegadaian Imbau Nasabah Tetap Tenang, Likuiditas Tabungan Emas Aman dan Terjamin
-
Menteri PKP Apresiasi Kontribusi BRI dalam Menyukseskan Program Perumahan Rakyat
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kaltim Tetapkan Status Siaga Bencana
-
3 Mobil Bekas 7-Seater Harga 50 Jutaan, Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Meningkat, Kaltim Sukses Produksi 270 Ribu Ton Padi pada 2025