SuaraKaltim.id - Pemerintah menargetkan penyaluran bantuan sosial (bansos) pada awal bulan Januari 2021 ini. Proses penyalurannya akan melalui Kementerian Sosial (Kemensos).
Penyaluran bansos Januari 2021 ini akan berjalan dengan skema yang sama dengan penyaluran bansos tahun 2020.
Rincian Bansos Awal Januari 2021
Berikut adalah dua jenis bansos yang akan disalurkan melalui Kemensos pada awal Januari 2021.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Target penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2021 adalah 10 juta kepala keluarga. Program bantuan PKH ini sebenarnya sudah diselenggarakan sebelum pandemi.
PKH merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin (KM). Program penangulangan sudah berjalan sejak tahun 2007. Besaran uang tunai yang disalurkan ialah sebagai berikut:
- ibu hamil dan anak usia 0-6 tahun akan menerima Rp 250.000 per bulan
- siswa SD sebesar Rp 75.000 per bulan
- siswa SMP sebesar Rp 125.000 per bulan
- siswa SMA sebesar Rp 166.000 per bulan
- penyandang disabilitas berat menerima Rp 200.000 per bulan
- orang lanjut usia (70 tahun ke atas) menerima sebesar Rp 200.000 per bulan
2. Bantuan tunai dan bantuan Jabodetabek
Bansos tunai Jabodetabek akan disalurkan kepada 18 juta orang. Besaran tunai yang akan didapatkan sebesar Rp 200 ribu per bulan selama 12 bulan.
Baca Juga: KPK Lagi Ganas, Kini Giliran Pejabat Kemensos Ditangkap
Penyaluran bantuan tunai diutamakan kepada keluarga yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Oleh karena itu, bagi yang ingin mendapatkan bansos Rp 200 ribu tapi belum memiliki KKS, dapat membuat KKS lebih dulu. Berikut cara untuk membuat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
- Lakukan pendaftaran secara langsung ke aparat pemerintah daerah setempat seperti RT/RW atau ke Kantor Kelurahan/Desa.
- Setelahnya Anda akan mendapatkan surat pemberitahuan berisi teknis pendaftaran di tempat yang telah ditentukan.
- Bawa data pelengkap seperti KTP, NIK, Kartu Keluarga (KK), dan Kode Unik Keluarga dalam Data Terpadu.
- Data akan diproses oleh Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), kantor kelurahan, dan kantor Walikota/Kabupaten.
- Bila berhasil diverifikasi, nantinya akan dibuatkan rekening bank dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
- Pencairan dana Rp 200 ribu ditransfer langsung ke nomor rekening pemegang KKS. Bank peyalur dana bansos Jabodetabek ialah Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).
- Ada juga bansos Januari 2021 yang akan disalurkan langsung oleh petugas PT. POS Indonesia karena tidak semua pemegang KKS dapat mengakses bank.
Anda bisa cek status Anda sudah terverifikasi sebagai penerima bansos Januari 2021 atau belum melalui situs cekbansos.siks.kemsos.go.id atau melalui aplikasi SIKS-Dataku yang bisa diunduh di Google Play Store.
Bila ada keluhan mengenai bansos silahkan kirim keluhan via email ke bansoscovid19@kemsos.go.id atau Whatsapp ke nomor 0811-1022-210. Silahkan kirimkan pesan dengan format: Nama lengkap (spasi) Nomor KTP (spasi) Alamat Lengkap (spasi) Aduan.
Demikian penjelasan tentang bansos Januari 2021 yang akan disalurkan mulai awal tahun.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas