- RS PrimeCare Samarinda resmi beroperasi di Kalimantan Timur sejak memperoleh izin operasional pada tanggal 13 Februari 2026.
- Rumah sakit swasta tersebut menyediakan 96 tempat tidur serta mengandalkan teknologi minimal invasif dan laboratorium genomik.
- Kehadiran fasilitas kesehatan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat Kalimantan Timur terhadap pengobatan di luar negeri.
SuaraKaltim.id - Persaingan layanan kesehatan di Kalimantan Timur (Kaltim) memasuki babak baru.
RS PrimeCare Samarinda resmi beroperasi penuh setelah memperoleh izin operasional pada 13 Februari 2026, dengan membawa ambisi mengurangi ketergantungan masyarakat Kaltim terhadap layanan kesehatan di luar daerah hingga luar negeri.
Rumah sakit swasta yang berdiri di atas lahan sekitar 8.000 meter persegi tersebut tidak hanya menambah kapasitas layanan kesehatan di Samarinda, tetapi juga menawarkan pendekatan berbeda melalui teknologi medis, prosedur minimal invasif, layanan berbasis rekam medis elektronik, hingga pengembangan laboratorium genomik.
Direktur RS PrimeCare Samarinda, dr. Boy E.R. Wajong, mengatakan proses pendirian rumah sakit dilakukan setelah pihaknya mendapatkan izin operasional dari Pemerintah Kota Samarinda dan Dinas Kesehatan pada Februari 2026.
"Rumah Sakit PrimeCare Samarinda mendapat izin operasional pada tanggal 13 Februari 2026 dari Dinas Kesehatan dan Wali Kota Samarinda. Sejak itu kita mulai menyiapkan soft opening dan hari ini kita grand opening," kata Boy dalam konferensi pers Grand Opening RS PrimeCare Samarinda.
Menurut Boy, kehadiran PrimeCare sekaligus merespons kebutuhan layanan kesehatan di Samarinda yang terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan spesialis.
Posisi Samarinda sebagai ibu kota Kaltim sekaligus salah satu kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) juga menjadi faktor yang mendorong peningkatan kebutuhan terhadap fasilitas kesehatan dengan layanan yang lebih beragam dan berteknologi.
Tambah Kapasitas 96 Tempat Tidur
PrimeCare dibangun di atas lahan sekitar 0,8 hektare dengan luas bangunan mencapai 11.000 meter persegi.
Bangunan rumah sakit terdiri atas dua lantai pada bagian depan dan empat lantai di bagian belakang.
Rumah sakit tersebut memiliki 16 ruang poliklinik serta kapasitas 96 tempat tidur rawat inap yang dibagi ke dalam sejumlah kelas pelayanan.
Boy merinci, kapasitas tersebut terdiri atas 23 tempat tidur standar, 22 tempat tidur deluxe, 25 tempat tidur VIP, satu suite room, dan satu president suite.
Dari sisi sumber daya manusia, PrimeCare kini mempekerjakan sekitar 130 tenaga kerja yang mayoritas berasal dari Samarinda dan wilayah sekitarnya.
"Ada kurang lebih 50 dokter spesialis dan dokter umum. Di antaranya ada 11 dokter tetap yaitu spesialis yang memang menjadi karyawan rumah sakit PrimeCare," ujarnya.
Sekitar 95 persen tenaga kerja PrimeCare disebut direkrut dari Samarinda dan daerah sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi