- RS PrimeCare Samarinda resmi beroperasi di Kalimantan Timur sejak memperoleh izin operasional pada tanggal 13 Februari 2026.
- Rumah sakit swasta tersebut menyediakan 96 tempat tidur serta mengandalkan teknologi minimal invasif dan laboratorium genomik.
- Kehadiran fasilitas kesehatan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat Kalimantan Timur terhadap pengobatan di luar negeri.
Sementara sebagian lainnya didatangkan dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan terhadap tenaga medis tertentu yang masih terbatas di Benua Etam.
Ketersediaan dokter spesialis sendiri masih menjadi salah satu persoalan dalam pengembangan layanan kesehatan di daerah.
Investasi terhadap fasilitas dan teknologi medis tidak akan optimal apabila tidak diikuti kecukupan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi untuk mengoperasikannya.
Teknologi Minimal Invasif Jadi Andalan
Untuk membangun daya saing, PrimeCare memilih layanan minimal invasif sebagai salah satu bidang yang akan dikembangkan.
Konsep tersebut mengandalkan prosedur medis dengan sayatan atau luka operasi yang lebih kecil dibandingkan metode konvensional.
Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan proses pemulihan yang lebih cepat sekaligus mengurangi trauma terhadap pasien.
Sejumlah perangkat medis telah disiapkan, antara lain laser holmium untuk penanganan batu ginjal dan pembesaran prostat, C Arm untuk kebutuhan pencitraan selama tindakan medis, serta CT Scan 126 slice.
"Dari sisi kemampuan medis rumah sakit ini memiliki beberapa keunggulan yang kita akan dorong ke depan yaitu seperti keunggulan dalam bidang-bidang minimal invasif. Operasi-operasi dengan teknologi yang cukup tinggi," ujarnya.
Penggunaan teknologi tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi PrimeCare untuk menghadirkan layanan yang selama ini lebih banyak dicari masyarakat di kota-kota besar.
Namun, keberadaan perangkat medis berteknologi tinggi bukan satu-satunya faktor penentu.
Kemampuan dokter dan tenaga medis dalam memanfaatkan teknologi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi rumah sakit yang ingin mengembangkan layanan spesialis.
Laboratorium Genomik Disiapkan
Tidak berhenti pada layanan medis konvensional dan minimal invasif, PrimeCare juga tengah mempersiapkan laboratorium genomik.
Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi dalam satu hingga dua bulan mendatang dengan menggunakan teknologi sequencer untuk membaca dan menganalisis DNA.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri