- ITB mengadakan workshop pemanfaatan papan interaktif digital bagi 128 guru dan kepala sekolah di Kukar pada 2025.
- Pemerintah telah menyalurkan 3.900 unit papan interaktif digital untuk memperkuat transformasi pendidikan di sekolah-sekolah Kaltim.
- Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru menggunakan teknologi demi mendukung kesiapan SDM di wilayah penyangga IKN.
SuaraKaltim.id - Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) terus mendorong penguatan kapasitas guru di tengah percepatan transformasi digital pendidikan. Langkah tersebut dinilai semakin penting bagi daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Penguatan kompetensi tersebut salah satunya dilakukan melalui workshop guru bertajuk From Smart Board to Smart Learning yang digelar Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui program pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kukar itu melibatkan sekitar 128 guru dan kepala sekolah. Para peserta mendapatkan pelatihan untuk mengoptimalkan pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) agar tidak berhenti sebagai perangkat presentasi, tetapi dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang lebih interaktif.
Kegiatan tersebut juga berlangsung di tengah rangkaian aktivitas dan perhatian terhadap Kabupaten Kukar sebagai daerah dengan kekayaan budaya, termasuk momentum Erau, sekaligus wilayah yang memiliki posisi strategis di sekitar kawasan IKN.
Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Kalimantan Timur, Wiwik Setiawati, mengatakan kegiatan yang diinisiasi ITB tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat transformasi pendidikan berbasis teknologi.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan workshop guru yang diadakan oleh teman teman ITB dalam rangka pengabdian masyarakat. Kami juga sangat berterima kasih karena Kalimantan Timur dipilih sebagai salah satu tempat pelaksanaan kegiatan tersebut," kata Wiwik.
Menurut Wiwik, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi kebutuhan yang semakin penting seiring dengan distribusi perangkat digital ke sekolah-sekolah.
Ia menyebut tema workshop mengenai digitalisasi pembelajaran dan pemanfaatan PID relevan dengan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang telah menyalurkan perangkat papan interaktif digital ke berbagai sekolah di Indonesia.
Pemprov Kaltim, kata Wiwik, juga terus mendorong agar perangkat yang telah diterima sekolah benar-benar memberikan manfaat terhadap proses belajar mengajar.
"Yang menjadi tantangan di sekolah adalah apakah PID tersebut dimanfaatkan sesuai yang kita harapkan. Dengan adanya workshop hari ini tentu akan memberikan wawasan dan memperkaya guru guru dalam pemanfaatan PID sehingga bukan hanya menjadi pajangan atau hanya dimanfaatkan untuk kuis," ujarnya.
Ia mengatakan pelatihan yang diberikan ITB tidak hanya mengenalkan teknologi, tetapi juga membantu guru memahami bagaimana perangkat tersebut dapat digunakan untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif.
"Tadi kita lihat materi yang disampaikan sangat sesuai dengan kebutuhan guru. Semoga dari 120 guru yang mengikuti kegiatan ini semuanya bisa mengimplementasikan dan bahkan menularkannya kepada rekan sejawat sehingga dampaknya dapat dirasakan oleh peserta didik," katanya.
3.900 PID Disalurkan ke Sekolah di Kaltim
Wiwik mengungkapkan, sepanjang 2025 sekitar 3.900 unit papan interaktif digital telah disalurkan ke sekolah-sekolah di Kaltim.
Dari jumlah tersebut, sekitar 970 unit berada di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud