SuaraKaltim.id - Kisah seorang pemuda bertato yang memilih berhijrah menyita perhatian publik sosial media.
Di sela rupa wajahnya yang dipenuhi tato, pemuda itu menyunggingkan senyum lebar menceritakan kisah hidupnya yang penuh jalan terjal menuju jalan tobat.
Dalam video yang dibagikan akun TikTok @terdalam_, pemuda bernama Yuda tersebut menceritakan bahwa pertama kalinya ia menorehkan tato adalah ketika lulus SD.
"Ini di mata (gambar) air mata," kata Yuda sambil menunjukkan sebuah tato tetesan air di mata sebelah kanannya.
Ia bercerita bahwa pada umur 12 tahun ia memutuskan untuk kabur dari pesantren dan keluarganya menuju jalanan menjadi anak punk.
Delapan tahun melanglang buana di jalanan, ia kemudian mengubah arah hidupnya ke jalan Tuhan.
Yuda mengaku tak ada paksaan dari siapapun atas keputusannya berhijrah tersebut.
"Enggak ada yang maksa," katanya.
"Saya datang ke Om saya, saya mau hijrah. Saya mau ngilangin ini, capek di jalan," imbuhnya menjelaskan.
Baca Juga: Termasuk Kecombrang, Ini Deretan Tato Chef Cantik Renatta Moeloek
Untuk urusan tato di sekujur badannya, ia pun mengaku menyesal. Namun penyesalan itu tak menghalangi niatnya untuk bertaubat.
"Semua itu pasti ada penyesalan. Tapi kalau kita berlama-lama menyesali, apa kita bisa menghilangkn tato dengan menyesal?" ujarnya.
Yuda pun berharap taubatnya bisa diterima dan kembali ke jalan yang ia anggap benar.
Pemuda ini juga berdoa agar ayahnya yang terkena stroke bisa segera sembuh.
Simak video kisah hijrah pemuda bertato itu DI SINI.
Kisah hijrahnya pemuda penuh tato ini lantas memantik perhatian dari warganet. Banyak yang merasa takjub dengan ketulusan hati Yuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar