SuaraKaltim.id - Beredar di media sosial, video yang menunjukkan seorang asisten rumah tangga alias ART tengah diinterogasi majikannya lantaran kedapatan mencuri perhiasan.
Seorang asisten rumah tangga (ART) kedapatan mencuri dan menjual perhiasan milik majikan. Aksinya viral setelah video interogasinya beredar di media sosial.
Tak cuma akibat peringai ART yang mencuri, sikap perempuan ini saat diinterogasi juga jadi sorotan warganet.
Hal ini diketahui dari akun @nenk_gosip yang mengunggah rekaman video saat ART ini diinterogasi oleh majikannya.
Usut punya usut, ART ini dinilai tetap santai selama dicecar pertanyaan oleh majikan yang mengalami rugi besar akibat aksinya.
Dalam video tersebut, nampak si majikan menginterogasi si ART yang tengah duduk di meja dapur. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan soal emas dan perhiasannya.
ART perempuan ini mengaku menjual perhiasan curian itu dengan harga satu jutaan. Sementara, berdasarkan keteranga majikan, harga aslinya mencapai puluhan juta.
Diawal, ART ini dengan santainya mengakui telah mengambil perhiasan yang ada di meja rias majikannya. Ia mengaku menjualnya dengan harga Rp 1,3 juta.
"Itu harganya Rp 20 juta," kata si majikan yang lalu menanyakan untuk apa uang hasil penjualan barang curian itu.
Baca Juga: Pemilik Warung Teriak, Maling Kotak Amal Anak Yatim Nyaris Dimassa
"Ya gak buat apa-apa, biasa aja gitu," jawab ART ini santai dengan mimik wajah tanpa penyesalan.
Lebih jauh, majikan yang merupakan seorang perempuan ini menanyakan soal perhiasan berupa cincin kawin hingga anting yang juga raib.
Kepada majikan, ART ini awalnya mengaku tak tahu menahu. Tapi setelah dicecar, ia mengatakan telah mengambil dan menjualnya juga.
"Maaf ya bu yah, ibu maafin saya gak?," kata ART tersebut yang kemudian mengaku telah menjual perhiasan yang disebutkan majikannya.
"Murah sih, cuman Rp 1,3 juta," jawabnya.
"Kamu gaji buat apa, kok masih mencuri nyolong perhiasan saya, cincin kamu ambil berapa 3 yang ada berlian, belum yang ini," ujar si majikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
Polemik Iuran BPJS Memanas, Wali Kota Samarinda Tantang Tim Ahli Gubernur Kaltim
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi