SuaraKaltim.id - Pedangdut Anisa Bahar dibanjiri hujatan warganet usai unggahannya soal Sriwijaya Air jatuh. Dalam unggahannya, Anisa menyebut bahwa korban Sriwijaya Air bandel tak mematikan ponsel.
Kontan, unggahan itu membuat warganet berang dan menuding Anisa tak bersimpati dengan insiden kecelakaan yang terjadi pada Sabtu sore (9/1/2020) tersebut.
Lutfi Agizal pun memberikan teguran kepada pedangdut Anisa Bahar. Alasannya, karena ungkapan pemilik Goyang Patah Patah ini menyebut tak pantas.
"Makanya kalau naik pesawat, mau terbang, matiin HP. Pada bandel sih penumpangnya," tulis Anisa Bahar di Instagram Story, Sabtu (9/1/2021).
Postingan inilah yang kemudian diunggah ulang Lutfi Agizal. Di situ, dia mengingatkan Anisa Bahar buat tidak asal berkomentar.
"Hai ka, sebaiknya tidak menuliskan kata 'Pada bandel sih penumpangnya'. Karena belum tentu itu akibat dari para penumpang (korban)," kata mantan pacar Salshadilla Juwita ini.
"Lebih baik saat ini kita doain bersama. Menunggu hasil investigasi dari pihak terkait," imbuhnya.
Teguran Lutfi Agizal bukan tanpa sebab. Lantaran ia pernah merasakan salah satu keluarganya jadi korban jatuhnya pesawat.
Baca Juga: Ini Pemicu Melly Goeslaw Ngamuk, Semprot Dokter Tirta Habis-habisan
"(Kecelakaan) Bengawan Solo, 2002. Saya tahu betapa panik, bingung, sedih dari para keluarga korban pesawat jatuh," terangnya.
Kata Lutfi Agizal, dengan Anisa Bahar menulis postingan itu hanya akan menambah kesedihan para korban.
"Saya sudah DM yang bersangkutan, tapi belum direspons," kata Lutfi Agizal.
Meski belum merespons teguran itu, tapi pantauan Suara.com, Anisa Bahar telah menghapus postingannya.
Ia tak lagi menampilkan postingan itu dan mengganti dengan ucapan duka berupa pita hitam.
"Our deepest condolences with sympathy for the lost," demikian ucapan duka pada gambar yang diunggah Anisa Bahar.
Berita Terkait
-
Sempat Video Call Istri, Penumpang Sriwijaya Air SJ 182 Minta Ciumkan Anak
-
Empat Serpihan Kulit Luar Sriwijaya Air Ditemukan!
-
Titik Jatuh Sriwijaya Air Ditemukan, TNI Datangkan Kapal Khusus Pengangkut
-
Ingat Kembali Momen Cristiano Ronaldo Naik Sriwijaya Air
-
8 Kantong Temuan Pencarian Sriwijaya Air Diserahkan ke DVI Polri dan KNKT
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot