Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Minggu, 10 Januari 2021 | 21:08 WIB
Ilustrasi penis, ejakulasi, mr p (Pixabay/derneumann)

Biasanya, ketika seorang pria terangsang, darah mengalir ke penis dan testikel, dan menyebabkan ereksi. Jika pria mengalami ejakulasi, darah kembali ke tingkat normal. Tetapi jika tidak, testis dapat membiru.

Ilustrasi bercinta (Shutterstock)

3. Mitos: pria tidak pernah berpura-pura orgasme

Ketika pria mencapai klimaks, tandanya adalah ejakulasi. Tapi bukan berarti pria tidak bisa berpura-pura orgasme.

"Pria bisa memalsukan apa yang terlihat dan suara orgasme. Satu-satunya masalah adalah mungkin tidak terlihat ejakulasi. Saat itu mereka mungkin akan menyalahkan obat atau masalah medis," kata Brahmbatt.

Baca Juga: Penting bagi Kesehatan Seksual Pria, 6 Cara Meningkatkan Hormon Testosteron

4. Mitos: pria harus berejakulasi agar puas atau mengalami kenikmatan seksual

Menurut Brahmbatt, kebutuhan untuk berejakulasi saat berhubungan seks tergantung pada preferensi pribadi.

"Saya pernah bertemu pria yang puas tanpa memiliki tanda klasik dari seks, yaitu ejakulasi," ujarnya.

Load More