3. Hanya dapat merekam audio selama dua jam
CVR hanya mencatat dua jam terakhir audio dan merekam ulang secara terus menerus. Meski begitu, FDR dapat menyimpan hingga 25 jam informasi tentang posisi pesawat, kecepatan, tingkat bahan bakar, dan informasi lainnya selama satu penerbangan.
Artinya, FDR standar memiliki penyimpanan data yang cukup untuk mencakup bahkan keseluruhan rute maskapai.
4. Lokasi black box dapat dilacak di dasar lautan berkat komponen pelacakan khusus
Setiap perekam data penerbangan berisi alat yang disebut suar lokasi bawah air (ULB).
Hal ini memungkinkan penyelidik untuk menemukan perangkat jika sebuah pesawat menabrak badan air.
Setelah berada di bawah air, perangkat akan mengirimkan sinyal akustik yang dapat dideteksi oleh pencari dengan penerima khusus.
Meski begitu, menemukan FDR dan CVR dari pesawat yang jatuh ke lautan masih bisa menjadi hal yang rumit. Agar dapat diterima, seseorang harus berada dalam jarak 15 mil dari suar.
Selain itu, masa pakai baterai hanya bertahan selama 30 hari setelah terendam.
Baca Juga: Sriwijaya Air Telah Berangkatkan 14 Orang Keluarga Korban ke Jakarta
5. Memiliki ketahanan luar biasa
Semua peralatan FDR menjalani tes ekstensif sebelum ditempatkan di pesawat terbang, hanya untuk memastikan perangkat dapat menahan tekanan saat terjadi kecelakaan.
Biro Keamanan Transportasi Australia melaporkan bahwa FDR dapat menahan suhu jika terjadi kebakaran hingga 1.100 derajat Celcius dan kekuatan tekanan secara konstan hingga sebesar 2.267 kilogram selama lima menit.
Selain itu, perangkat juga dapat menahan tekanan air di kedalaman hingga 6.000 meter. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas