SuaraKaltim.id - Beredar di media sosial, percakapan antara graphic designer dengan calon pelanggan yang belakangan membuat warganet geram.
Usut punya usut, calon pelanggan ini mengajukan penawaran dengan harga yang tak masuk akal. Selain itu, ia juga mengancam si desainer lantaran menolak menuruti permintaannya.
Bukan hanya desainer, tapi warganet yang menyimak percakapannya pun turut geleng kepala. Sampai-sampai, warganet menyuruh pelanggan itu mundur lantaran harga tawarnya yang dianggap terlalu sadis.
Percakapan pesan tawar menawar harga desain itu dibagikan oleh akun Instagram @tante_tempong_offficial.
Dalam percakapan tersebut, si calon konsumen menanyakan soal harga sebuah desain paker branding sebuah perusahaan induk dan 3 buah anak perusahaan.
Si penyedia desain pun menanyakan kembali apakah desainnya akan digunakan untuk 4 perusahaan atau akan digabung menjadi satu paket kepada si pelanggan.
"Boleh minta RAB untuk 1 perusahaan beserta 3 anaknya satu per satu dan minta RAB untuk paketan itu berapa?" tanya si pelanggan.
Si penyedia jasa pun menyebut bahwa untuk 1 perusahaan adalah 10 juta.
"Untuk 1 perusahaannya itu 10 juta mas belum akomodasi. Jadi totalnya itu 40 juta mas kalau satuan," jelas si penyedia jasa desain.
Baca Juga: Asli Kocak Banget Ceritanya, Kurir Paket Tapi Lupa Bawa Barangnya
"Wauuw, mahal banget mas" protes si pelanggan.
Si penyedia jasa pun mencoba memberikan potongan harga untuk pelanggannya.
"Tapi kalau yang paketan mas cukup bayar 35 juta aja, sudah bisa dapat semua logonya termasuk revisi dan GSM-nya mas," kata si desainer.
Menyimak penjelasan itu, si pelanggan masih bersikukuh bahwa harga tersebut masi terlalu mahal.
"Saya enggak perlu logo yang ribet sih mas. Cukup tulisan doang aja sebenarnya masih tetap harga segitu? 35 juta itu mahal mas," tawar si pelanggan.
Mulai kesal dengan permintaan si pelanggan, si penyedia jasa desain pun menanyakan berapa anggaran yang dimiliki pelanggannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas