SuaraKaltim.id - Kapten Barcelona, Lionel Messi , hanya mendapat sanksi larang bermain dua laga dan terhindar dari hukuman yang lebih berat karena memukul Asier Villalibre dari Athletic Bilbao saat timnya kalah di final Piala Super Spanyol pada Senin.
Menurut laporan Reuters seperti dimuat Antara, Selasa (19/1/2021), Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) mengatakan bahwa Messi mendapatkan hukuman dilarang bermain dalam dua pertandingan.
Itu artinya, Messi dipastikan akan absen pada pertandingan 32 besar Copa del Rey melawan Cornella pada Jumat ini dan lanjutan La Liga di kandang Elche pada akhir pekan ini.
Pemain berusia 33 tahun tersebut baru bisa kembali bermain di pertandingan liga Spanyol saat melawan Athletic Bilbao pada 1 Februari mendatang.
Sementara Barcelona mengatakan bahwa mereka akan mengajukan banding atas larangan tersebut.
Peraih enam Ballon d'OR tersebut diusir wasit pada akhir perpanjangan waktu karena menjatuhkan Villalibre di final Piala Super Spanyol, dimana Barca kalah 2-3.
Messi terancam sanksi mulai dari empat hingga 12 pertandingan bila panitia kompetisi RFEF menggambarkan insiden itu sebagai agresi, tetapi itu malah dilaporkan sebagai "kekerasan selama bermain," yang hanya diganjar dengan larangan dua hingga tiga pertandingan.
Kartu merah tersebut adalah yang pertama bagi Messi bersama Barcelona di 754 pertandingan. Ia telah menerima dua kartu merah saat bermain untuk Argentina, termasuk pada debutnya pada 2005.
Baca Juga: Buntut Aksi Tak Sportif, Lionel Messi Terancam Skorsing Panjang
Berita Terkait
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid, Duel Sengit Ditengah Badai Cedera!
-
Kekayaan Cristiano Ronaldo 2026: Per Detik Rp137 Ribu, Per Menit Rp8 Juta
-
Berwarna Biru Putih Khas Argentina, Bunga Spesies Baru Ini Resmi Diberi Nama Salvia messii
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions Malam Ini: Menanti Duel Panas PSG vs Barcelona
-
Obati Rindu Fans! Kartu Koleksi Luis Figo Diperkenalkan di Jakarta
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa