SuaraKaltim.id - Kepala Badan Narkotika Nasional Sulawesi Utara (BNN Sulut) Brigjen Pol Victor J Lasut meminta kepada pemerintah daerah setempat untuk membatasi penjualan lem aibon.
Pernyataan tersebut disampaikan saat memaparkan materi Situasi Terkini Penyalahgunaan Narkoba di Sulut dalam Rapat Kerja Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba di Lingkungan Pemerintah, Selasa (16/02/2021).
Dia mengemukakan, praktik menghirup lem aibon dan konsumsi obat sirup Komix tanpa resep dianggap sebagai cikal bakal pengguna Narkoba di Sulut.
“Cikal bakal pengguna Narkotika di Sulut yakni ngelem dan Komix, itu dibuktikan dengan pasien rehabilitasi yang kita tangani selama ini,” kata Victor seperti dilansir Beritamanado.com-jaringan Suara.com.
Lantaran itu, dia mengemukakan, untuk sementara mengusulkan pembuatan perda soal penjualan bahan-bahan mengandung zat adiktif seperti lem serta jeratan hukum minimal selama enam bulan.
“Nah usulan ini sudah kita sampaikan langsung ke Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan itu sementara dalam kajian,” katanya.
Selain itu, Victor juga menyampaikan alasan kenapa Indonesia termasuk Sulut jadi pangsa pasar peredaran narkoba. Alasannya, karena permintaan narkoba sangat tinggi dan bisnis barang haram itu dinilai menguntungkan.
“Juga kontrol masih kurang hingga peredaran bebas di lapas. Dari pengalaman saya, 80 persen peredaran narkoba dikendalikan dari dalam Lapas,” katanya.
Tak hanya itu, dia juga mengemukakan, pengedar narkoba lebih suka ditangkap karena akan lebih bebas mengendalikan peredarannya dari dalam lapas.
Baca Juga: Bikin Penumpang Sport Jantung! Sopir Angkot Nyetir sambil Ngelem Aibon
“Ada pengedar yang sudah dua sampai tiga kali divonis hukuman mati, tapi tak kunjung dieksekusi. Karena memanfaatkan celah hukum baik itu PK maupun grasi,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Bambang Widjojanto Duga Demo 21 April di Kaltim Ditunggangi: Seolah Suara Rakyat
-
Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
-
Bukan Urusi Demo, Tim Ahli Gubernur Kaltim Diminta Benahi Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal