SuaraKaltim.id - Menjelang Piala Menpora, Borneo FC Samarinda menggelar latihan di hari kedua, Sabtu (27/2/2021). Pada sesi latihan kali ini, tim pelatih Borneo FC Samarinda menitikberatkan pada peningkatan otot pemain.
Latihan peningkatan otot dirasa perlu karena para pemain Borneo FC sudah lama tidak bermain sepak bola. Sehingga potensi cedera menjadi lebih besar.
"Kami hari ini fokus kepada kekuatan otot pemain, makanya durasinya di situ lebih lama dari pada program yang lain hari ini seperti finishing dan game setengah lapangan," kata ketua tim pelatih Borneo FC Ahmad Amiruddin.
Program penguatan otot ini bukan tanpa alasan. Kemarin di sesi latihan perdana, gelandang muda Wahyudi Hamisi harus mengakhiri latihan lebih awal karena mengalami gangguan pada kaki kanannya.
Fisik pemain Borneo FC selama dua hari latihan mengalami penurunan namun tidak terlalu drastis. Amir optimis sebelum Piala Menpora digelar, penggawa Pesut Etam sudah kembali ke level fisik yang diharapkan.
"Fisik pemain juga tidak membutuhkan program yang harus kita lakukan dari nol, karena mereka pemain profesional dan menjaga kondisinya selama libur kompetisi kemarin," tambahnya.
Menurut Amir, pola latihan disesuaikan dengan tenggat waktu pelaksanaan Piala Menpora. Hanya saja tim pelatih Borneo FC Samarinda akan menyiapkan tim secara bertahap tidak terburu-buru langsung menuju penguatan taktik.
"Kalo dibilang siap menghadapi Piala Menpora ya kita siap, cuman sekarang prosesnya harus step by step untuk mencapai performa yang bagus," tutup Amiruddin.
Di sesi latihan hari ini sendiri, Kapten tim Diego Michiels dan Terens Puhiri sudah bergabung bersama tim.
Baca Juga: Uji Coba Timnas U-23 Lawan Dua Klub Liga 1 Jadi Simulasi Prokes Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis