SuaraKaltim.id - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persiapan Kota Samarinda telah diresmikan menjadi AJI Kota Samarinda, saat Kongres AJI XI, beberapa hari lalu.
Perubahan status ini diambil melalui mekanisme pemilihan terbuka (Voting) di hari pertama kongres, Sabtu (27/2/2021) malam. Hasilnya, sebagian besar dari 38 perwakilan AJI Kota seluruh Indonesia sepakat menaikkan status AJI Persiapan menjadi AJI Kota Samarinda.
Sebelum disahkan di kongres, AJI Kota Samarinda diusulkan AJI Balikpapan menjadi AJI Persiapan.
Ketua AJI Balikpapan Devi Alamsyah memparkan, setidaknya ada empat alasan pihaknya mengajukan kenaikan status tersebut.
Pertama, secara adminisrasi, AJI Persiapan memiliki 18 anggota. Ini sudah sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AJI yang mensyaratkan minimal 15 anggota.
Kedua, secara geografis, wilayah cakupan Kaltim cukup luas. Sehingga dibutuhkan untuk pengkonsentrasian wilayah. Tak sekadar berpusat di AJI Balikpapan.
Ketiga, Samarinda adalah ibu kota Kaltim dengan jumlah populasi jurnalis lebih besar ketimbang kota lainnya. Dinamika di Samarinda pun terbilang lebih dinamis.
"Yang terakhir, saya kira anggota AJI Kota Samarinda dan sekitarnya sudah siap berorganisasi dan siap membumikan kebaikan-kebaikan AJI," kata Devi Alamsyah, melalui siaran pers AJI Kota Samarinda, Rabu, 3/2/2021.
Ketua AJI Persiapan Samarinda—kini AJI Kota Samarinda--Nofiyatul Chalimah ikut menambahkan. Dia bilang, selain faktor geografis yang luas, kondisi jurnalis di Samarinda, Bontang, Kukar, dan sekitarnya juga lebih dinamis.
Baca Juga: Duet Sasmito - Ika Terpilih Jadi Ketum dan Sekjen AJI Indonesia 2021 - 2024
Beberapa kasus sudah terjadi. Mulai dari kekerasan wartawan, hingga risiko kriminalisasi. Isu di Kaltim tak jauh dari isu lingkungan.
Apalagi, saat ini UU Omnibus Law Cipta Kerja, perizinan sumber daya alam, justru menjadi otoritas pemerintah pusat. Sehingga, risiko konflik bisa makin tinggi.
"Seperti yang diketahui, isu lingkungan ini rentan konflik dan bisa menyeret jurnalis dalam lubang kriminalisasi," kata Nofi.
Saat kongres Nofi memamaparkan, AJI Persiapan memiliki setumpuk pekerjaan rumah. Yang harapannya, bisa lebih mudah dikerjakan apabila AJI Persiapan dinaikkan statusnya jadi kota.
Dengan menaungi 7 kabupaten/kota di Kaltim, koordinasi bakal lebih mudah, dengan pertimbangan jalur transportasi.
Sementara posisi sekretaris Fitri Wahyuningsih yang berada di Bontang, nantinya bakal merespons dan memudahkan koordinasi berdasarkan wilayah terdekat. Bontang, akan melingkupi Kutim, dan Berau. Sedang Samarinda, bisa berkoordinasi di kawasan Kukar, Kubar, dan Mahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim