SuaraKaltim.id - Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II A Samarinda, Solihin, memberi penjelasan tentang Warga Negara Asing (WNA) asal India yang terkonfirmasi positif Covid-19, kini telah dirawat di salah satu rumah sakit di Samarinda, Kalimantan Timur.
Disebutkan, jumlahnya bukan satu orang tapi enam orang. WNA tersebut bukan pendatang yang hendak bertandang ke kota Tepian ini (sebutan kota Samarinda), bukan pula eksodus. Kata dia hanya melakukan proses bongkar muat disebuah kapal Batu Bara.
Kejadiannya bermula saat petugas kesehatan hendak memeriksa kapal yang datang dari luar pada Rabu pekan lalu. Saat dicek ada salah satu awak kapal (WNA India) mengeluh sakit. Keluhannya ada gejala Covid-19.
"Dari itu kita tidak membolehkan kapal melakukan muatan. Sebelum kapal dipastikan aman. Jadi kita tes PCR lah, saat itu ternyata hasilnya positif,"ungkapnya saat dikonfirmasi Suara.com melalui telepon seluler, Jumat (23/04/2021).
Dari hasil tersebut pihaknya lakukan tracking pada semua awak kapal.
"Kita harus pastikan bahwa semuanya aman, pas kita cek semua, ternyata ada tambahan lima orang positif, semuanya WNA dari India,"sebut Solihin.
Disebutkan, jumlah WNA saat pemeriksaan itu lebih dari enam orang. Detail jumlahnya, dia mengaku tidak tau persis.
Sementara untuk posisi kapal terbilang aman, jauh dari pelabuhan, Berada ditengah laut, tepatnya arah muara Mahakam yang jauh dari darat.
Terhadap enam orang yang terkonfirmasi positif telah dilakukan penanganan, diisolasi hingga penyemprotan disinfektan pada kapal.
Baca Juga: BAF Bantu Penuhi Asupan Nutrisi Anak-anak Indonesia
"Karena mereka butuh pertolongan medis , kan tidak mungkin kita biarkan di kapal dalam keadaan sakit. Membahayakan jiwanya orang-orang itu. Kita lakukan pengobatan dan isolasi didarat,"ucapnya.
Dirinya berharap semoga tidak ada lagi tambahan yang positif. Setelah semua dinyatakan sehat, kapal tersebut baru dibolehkan lagi berlayar.
Diberitakan sebelumnya, satu WNA asal India positif Covid-19. Telah dirujuk dari Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kaltim.
Saat ini tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di kota Samarinda.
Kontributor : Jifran
Berita Terkait
-
India Krisis Oksigen, Pemerintah Terjunkan Polisi untuk Amankan Pabrik
-
Gelombang Kematian Akibat Covid-19, India Mulai Kremasi Massal
-
WNA Asal India Positif Covid 19, Kini Dirawat di Samarinda
-
Jerman Hadapi Gelombang ke-3 COVID-19, Final DFB Pokal Tanpa Penonton
-
Khawatir Ada Eksodus Warga India, Wagub DKI Minta Jokowi Perketat Bandara
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau
-
Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf
-
Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla