SuaraKaltim.id - Kehidupan terdeteksi di Mars diakui oleh para peneliti. Seperti yang para peneliti ungkapkan jika planet Mars memiliki bahan pendukung adanya sebuah kehidupan. Seperti dalam jurnal Astrobiologi yang telah diterbitkan. Para ahli pun mengamati adanya meteorit Mars yang jatuh ke permukaan Bumi.
Saat ini para ahli astrologi telah melakukan penelitian atmosfer Mars. Penelitian yang dilakukan tentang pemetaan permukaan planet tersebut.
Para Ilmuwan pun juga menargetkan tentang kemungkinan adanya kehidupan di Mars. Dengan mengetahui masa lalu planet Merah ini bisa terungkap apa yang terjadi sebelumnya.
Tidak seperti planet Bumi yang memiliki kehidupan. Mars tidak memiliki sistem lempeng tektonik. Secara konstan mendaur ulang batuan yang membuat medan tersebut tidak akan terganggu.
Peneliti planet Mars juga menemukan adanya beberapa jenis meteorit pada planet tersebut. Jelasnya lagi jika jumlahnya cukup banyak untuk mendukung adanya kehidupan seperti di Bumi.
Hasil Penelitian Planet Mars
Dalam hasil penelitian para ahli ditemukan secara konsisten batuan bersentuhan dengan air. Timbulnya hal tersebut akan menghasilkan kimia untuk sebuah adanya kehidupan mikroba. Muncul opini jika planet Mars pada bagian lapisan permukaannya dapat dihuni.
Seperti ungkapan Jesse Tarnas, peneliti postdoctoral di Jet Propulsion Laboratory NASA tentang kehidupan terdeteksi di Mars.
"Kami tidak tahu apakah kehidupan pernah dimulai di bawah permukaan Mars, tetapi jika itu terjadi, kami pikir akan ada banyak energi di sana untuk mempertahankannya hingga hari ini," kata Jesse Tarnas, peneliti postdoctoral di Jet Propulsion Laboratory NASA.
Baca Juga: Tim Vaksin Nusantara bertemu Ganjar Pranowo, Ada Apa?
Berita Terkait
-
Tim Vaksin Nusantara bertemu Ganjar Pranowo, Ada Apa?
-
Peneliti Swis Kubur Ribuan Celana Dalam, Untuk Apa?
-
Heboh soal Vaksin Nusantara, Mabes TNI: Vaksin Nusantara Bukan Program TNI
-
Ada Pemandangan Langka di Langit Pukul 20.33 WIB Malam Ini!
-
Eks Menkes Siti Fadilah Dukung Vaksin Nusantara: Peneliti Berpikir Inovatif
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas