SuaraKaltim.id - Hari ini tepat pada tanggal 1 Mei 2021, merupakan perayaan hari buruh sedunia. Hari buruh sering kita kenal dengan sebutan May Day. Dari buruh juga dirayakan di seluruh dunia, lalu mengapa harus diperingati? Mari kita kupas sejarah May Day 1 Mei.
Awal terjadinya hari buruh adalah karena ada gerakan sekelompok buruh di Amerika serikat yang menuntut perbaikan hidup pekerja. Mereka membentuk aksi mogok kerja selama seminggu.
Karena aksi mereka, sejumlah pemerintah dan pemilik usaha geram, dan akhirnya menurunkan aparat kepolisian untuk melerai mereka.
Sejak saat itu, peringatan aksi buruh itu diperingati dengan hari buruh atau May Day setiap tanggal 1 Mei. Sejarah dibalik hari buruh ini cukup kelam, ada banyak buruh yang dialihkan dan disiksa setelah mengikuti aksi tersebut.
Setelah melakukan aksinya, para buruh akhirnya mendapatkan haknya. Para pemilik usaha dan pemerintah akhirnya memahami apa yang diinginkan mereka.
Maknanya, kita sebagai seorang pemilik usaha, juga harus memahami dan menghargai apa yang dikerjakan para buruh.
Momen hari buruh, dapat menjadi momen dimana seseorang bisa merenung dan menghargai perjuangan setiap pekerja.
Walaupun hari ini Indonesia masih dibelenggu oleh Covid-19, namun aksi hari buruh tetap akan diselenggarakan. Hari buruh akan tetap berlangsung pada 1 Mei 2021, di depan istana merdeka dan mahkamah konstitusi Jakarta.
KSPI akan mengusung isu mengenai UU Cipta Kerja dan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK)
Baca Juga: Ucapan May Day 2021, Cocok Untuk Update Status!
Demikian informasi mengenai sejarah May Day 1 Mei ini. semoga informasi ini bisa dimengerti dengan baik setiap orang, sera tetap hargailah perjuangan para buruh yang juga telah memberikan tenaganya untuk usaha anda.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut
-
Kebakaran Lahan di Tol Samarinda-Balikpapan, Petugas Terkendala Pasokan Air
-
37 Orang Ditangkap Terkait Dugaan Pencurian Kabel Modus Gali Jalan di Samarinda
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih