Scroll untuk membaca artikel
Sapri Maulana
Kamis, 06 Mei 2021 | 16:17 WIB
Suasana 212 Mart Samarinda di Jalan Gerilya yang sunyi senyap. (Muhammad Budi Kurniawan/Presisi.co)

Setelah resmi mendapat laporan dari para warga, polisi kini menyelidiki dugaan penipuan alias investasi bodong yang dilakukan Koperasi Syariah 212 Samarinda. Keberadaan para pengelola koperasi ditelusuri agar dapat dimintai pertanggung-jawaban kepada para investor.

212 Mart merupakan merek minimarket Koperasi Syariah 212.

212 Mart menjual barang kebutuhan sehari-hari masyarakat seperti bahan pokok, perlengkapan rumah tangga, alat tulis, dll.

Berbeda dengan minimarket pada umumnya, 212 Mart tidak menjual rokok, minuman keras, alat kontrasepsi dan produk yang tidak halal.

Baca Juga: Koperasi Syariah 212 Pusat Bantah Investasi Bodong 212 Mart

Load More