SuaraKaltim.id - Ada bazar murah di pintu masuk Balcony Square Pasar Baru di Kota Balikpapan. Dibuka sejak pukul 08.00 hingga 17.00 wita, dibuka hanya selama tiga hari ke depan.
Bazar tersebut diadakan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Balikpapan. Dengan tujuan memberikan kemudahan dan harga kebutuhan pokok yang murah dan berkualitas, dalam rangka menyambut Idulfitri 1442 Hijriah.
TPID Balikpapan berkolaborasi dengan Bank Indonesia. Seperti diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan BI Balikpalan Sri Darmadi Sudibyo.
Dia menjelaskan, bazar tersebut berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan dan para distributor makanan yang ada di Balikpapan.
“Dengan adanya bazar ini tentu kita meringankan masyarakat memenuhi kebutuhan lebaran dengan harga terjangkau dan lebih murah, makanya kita sebut dengan bazar murah ramadan,” ujar Sri Darmadi Sudibyo kepada awak media, Sabtu (8/5/2021), dilansir dari Inibalikpapan.com, media jaringan Suara.com.
Sudibyo menambahkan, biasanya jelang lebaran harga kebutuhan pokok akan naik, sehingga dengan adanya kegiatan ini bisa membantu stabilisasi harga.
“Dari sisi inplasi kita, langkah ini tepat di era pandemi, tentu dengan ini masyarakat akan diberikan kemudahan dengan harga terjangkau,” akunya.
Untuk harga juga akan relatif lebih murah dari harga yang ada di pasar, mulai dari beras, buah buahan dan daging sapi.
“Bazar ini akan dilaksanakan selama tiga hari mulai 8 hingga 10 mei mendatang,” tuturnya.
Baca Juga: Tanggapi Isu Pungli, Harisson Pastikan Rapid Test Antigen di Dinkes Gratis
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Arzaedi Rachman mengatakan, selain kegiatan bazar murah di lokasi kegiatan juga telah dibuka klinik perizinan secara online.
“Kita membuka konsultasi ekspor untuk UMKM yang mana sudah ada 4 UMKM yang melakukan ekspor di kota Balikpapan, dari 8 UMKM yang kita lakukan pembinaan,” kata Arzaedi.
“Adapun bazar ini terdiri dari 14 stan, karena kondisi pandemi sehingga tidak bisa menampung jumlah banyak stan, padahal banyak yang mau ikut daftar dikita,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Tanggapi Isu Pungli, Harisson Pastikan Rapid Test Antigen di Dinkes Gratis
-
OPPO Hadirkan Ponsel Lipat Dianggap Sebagai Pesaing Galaxy Z Flip
-
Diminta Berhijab karena Lama Mualaf, Ini 5 Potret Terkini Bella Saphira
-
Menlu RI Pimpin Pertemuan COVAX AMC Bahas Isu Kesetaraan Pemenuhan Vaksin
-
Dua Calon dari Kalangan Internal Diusulkan Jadi Dirut PT Bank Sumut
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru