SuaraKaltim.id - Ada sekitar 90-an warga negara asing atau WNA asal India yang tinggal di Kota Balikpapan. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan Rakha Sukma Purnama.
WNA asal India tinggal, bekerja, dan bekeluarga di Kota Balikpapan.
Dari data tersebut, ada 22 orang yang tidak berada di sekitar penduduk Balikpapan. Sebab bekerja di kapal atau di laut.
Data tersebut, ungkap Rakah Sukma, mengacu pada kartu izin tinggal terbatas (KITAS). Sementara lainnya memang memiliki keluarga.
“Tercatat di kami ada kurang lebih 90 orang, 22 orang itu kitasnya kitas perairan dia tidak ada di Indonesia karena dia di laut dan sisanya yang memang sudah memiliki KITAS tinggal di Balikpapan,” ujarnya, Senin (10/5/2021) dilansir dari Inibalipapan.com, media jaringan Suara.com.
Meski begitu, Rakha memastikan warga India yang tinggal dan bekerja di Balikpapan bukan baru datang.
“WNA India di Balikpapan dia memang sudah lama tinggal di Balikpapan bukannya pendatang baru,” ujarnya.
Selain itu kata dia, pendatang dari India masih dilarang masuk Indonesia. Setelah menonjaknya kasus covod-19.
“Jadi kita masih berpegang bahwa saat ini belum diperkenankan masuk ke wilayah Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Ahli Penyakit Menular AS Dukung Seruan Lockdown Nasional untuk India
Disamping itu lanjutnya, sejak tahun lalu saat pandemic covid-19 penerbangan internasional ditutup di bandara Sepinggan.
“Di Balikpapan kan bandaranya memang tutup (penerbangan internasional),” ujarnya.
Dia menambahkan, selain warga India, juga tercata ada sekitar 100-an warga negara Korea yang tinggal dan bekerja di Balikpapan.
“Sampai saat ini tidak ada masalah dengan dokumen ijin tinggalnya dan ijin kerjanya,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Ahli Penyakit Menular AS Dukung Seruan Lockdown Nasional untuk India
-
23 Pasien Corona di India Hilang Saat Dirawat, Rumah Sakit Bingung
-
Kemenparekraf: Ratusan WNA China yang Datang ke Indonesia Bukan Wisatawan
-
Dinkes Sumsel Lacak 4 Kasus Corona Varian India
-
Mudik Dilarang, TKA China Masuk, Fadli Zon: Siapa Tuan Rumah Negeri Ini?
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis