SuaraKaltim.id - Kesebelasan andalan Kota Balikpapan, Persiba terancam tidak bisa menggunakan Stadion Batakan sebagai markas untuk mengarungi kompetisi Liga 2 yang direncanakan bergulir tahun ini.
Persoalan tersebut terjadi lantaran hingga kini Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan belum menyelesaikan uang sisa pembebasan lahan untuk pembangunan stadion.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri mengatakan, dari luasan 50 hektare lahan yang dibebaskan untuk pembangunan Stadion Batakan, hanya sekitar 25 hektare yang telah selesai dibayarkan.
“Artinya, masih ada 25 hektare atau 50 persen yang belum terbebaskan,” ujarnya saat mengunjungi Stadion Batakan seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Selasa (18/05).
Lantaran itu, warga melarang setiap kegiatan yang dilaksanakan di Stadion Batakan sebelum diselesaikan pembayarannya.
“Ini adalah PR yang sangat besar buat kita, pemkot. Tidak lucu Persiba bermain di stadion tapi dilarang,” ujarnya
“Pemkot baru menganggarkan 50 persen, sehingga informasi yang kami dapat, setiap ada kegiatan di dalam disetop warga, karena ini kaitannya masih banyak mereka yang belum dibayar.”
Masih menurutnya, sudah ada kesepatakan yang merujuk pada perjanjian jika belum diselesaikan pembayaran pembebasan lahan, maka stadion tidak bisa digunakan.
“Karena sudah ada kesepatakan, kalau kami belum dibayar tidak boleh ada kegiatan, ini yang kita khawatir juga,” ujarnya.
Baca Juga: Perkuat Tim, Persis Solo Datangkan Winger Rivaldi Bawuo
Lantaran itu, dia berencana segera menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Pekerjaan Umu (PU) terkait pembebasan lahan.
“Makanya kami nanti mau RDP dengan Dinas PU seperti apa progresnya pembayaran. Semoga tahun ini ada pembayarannya, minimal itu dicicil-cicil. Kalau tidak dibayar tidak akan bisa ada kegiatan di dalamnya.”
Stadion Batakan memiliki kapasitas penonton hingga 40 ribu orang dan kerap disebut-sebut memiliki kemiripan dengan Stadion Emirates yang menjadi markas Kesebelasan Arsenal di London.
Stadion Batakan merupakan satu dari sedikit stadion di Indonesia yang tak dilengkapi lintasan atletik di pinggir lapangan. Sehingga, jarak lapangan dengan tribun relatif dekat, seperti kebanyakan stadion sepak bola di Eropa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI KKB National Expo 2026 Hadir Serentak di 131 Lokasi, Torehkan Rekor MURI
-
Akademisi Unmul Soroti Pengadangan Massa di Bundaran HI: Bisa Jadi Pelarangan Terselubung
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla