Eko Faizin
Kamis, 12 Februari 2026 | 14:07 WIB
Dukung Program Gentengisasi Prabowo, Kaltim Mulai Data Industri Genteng Lokal [Dok. Genteng Wirosari]
Baca 10 detik
  • Pemprov Kaltim mendata industri genteng berskala lokal.
  • Identifikasi itu sebagai dukungan Program Gentengisasi Prabowo.
  • Kebijakan ini disebut relevan dengan kondisi faktual di Kaltim.

SuaraKaltim.id - Pemprov Kalimantan Timur mengidentifikasi pembangunan industri genteng berskala lokal untuk menyuplai kebutuhan material dalam Program Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto.

"Instruksi Presiden Prabowo itu merupakan langkah baik pemerintah. Instruksi itu harus kita lakukan di daerah demi kenyamanan masyarakat," kata Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dikutip dari Antara, Rabu (11/2/2026).

Dia menilai kebijakan transisi material atap relevan dengan kondisi faktual di Kaltim yang dekat garis khatulistiwa dan beriklim tropis menyusul penggunaan seng pada hunian masyarakat punya kelemahan mendasar.

Kelemahan material logam tipis tersebut mencakup penyerapan panas yang ekstrem saat siang hari sehingga meningkatkan suhu ruangan secara signifikan, serta faktor estetika kawasan yang terlihat kurang tertata rapi.

Pemerintah daerah memandang tujuan utama program itu bukan hanya penggantian atap, melainkan pada perbaikan wajah daerah, peningkatan kenyamanan hunian warga, serta memperkuat citra Indonesia di mata wisatawan mancanegara.

"Sebagai langkah taktis permulaan, pemerintah provinsi segera menerjunkan tim untuk melakukan penyisiran wilayah secara mendetail guna mendata rumah-rumah warga yang masih menggunakan atap seng," kata Seno.

Proses mitigasi dan pemetaan berbasis data faktual, menurut dia, bertujuan bantuan substitusi material atap genting benar-benar tepat sasaran dan perbaikan kualitas hunian.

Lanjut Seno, validasi data lapangan diperlukan karena menurut pengamatan awal pemerintah provinsi jumlah hunian yang menggunakan atap seng di Kaltim tidak terlalu mendominasi dibandingkan daerah lain.

Untuk menjamin ketersediaan pasokan material tanpa harus bergantung pada pengiriman dari luar pulau, pemerintah daerah akan membangun sentra industri pembuatan genting di wilayah setempat.

"Pengelolaan industri manufaktur bahan bangunan itu diserahkan kepada Koperasi Merah Putih agar dampak perputaran ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kaltim," ujar Seno.

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim didorong untuk segera mematangkan konsep teknis agar realisasi program perbaikan atap ini dapat berjalan lancar di masa depan. (Antara)

Load More