- Pemprov Kaltim mendata industri genteng berskala lokal.
- Identifikasi itu sebagai dukungan Program Gentengisasi Prabowo.
- Kebijakan ini disebut relevan dengan kondisi faktual di Kaltim.
SuaraKaltim.id - Pemprov Kalimantan Timur mengidentifikasi pembangunan industri genteng berskala lokal untuk menyuplai kebutuhan material dalam Program Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto.
"Instruksi Presiden Prabowo itu merupakan langkah baik pemerintah. Instruksi itu harus kita lakukan di daerah demi kenyamanan masyarakat," kata Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dikutip dari Antara, Rabu (11/2/2026).
Dia menilai kebijakan transisi material atap relevan dengan kondisi faktual di Kaltim yang dekat garis khatulistiwa dan beriklim tropis menyusul penggunaan seng pada hunian masyarakat punya kelemahan mendasar.
Kelemahan material logam tipis tersebut mencakup penyerapan panas yang ekstrem saat siang hari sehingga meningkatkan suhu ruangan secara signifikan, serta faktor estetika kawasan yang terlihat kurang tertata rapi.
Pemerintah daerah memandang tujuan utama program itu bukan hanya penggantian atap, melainkan pada perbaikan wajah daerah, peningkatan kenyamanan hunian warga, serta memperkuat citra Indonesia di mata wisatawan mancanegara.
"Sebagai langkah taktis permulaan, pemerintah provinsi segera menerjunkan tim untuk melakukan penyisiran wilayah secara mendetail guna mendata rumah-rumah warga yang masih menggunakan atap seng," kata Seno.
Proses mitigasi dan pemetaan berbasis data faktual, menurut dia, bertujuan bantuan substitusi material atap genting benar-benar tepat sasaran dan perbaikan kualitas hunian.
Lanjut Seno, validasi data lapangan diperlukan karena menurut pengamatan awal pemerintah provinsi jumlah hunian yang menggunakan atap seng di Kaltim tidak terlalu mendominasi dibandingkan daerah lain.
Untuk menjamin ketersediaan pasokan material tanpa harus bergantung pada pengiriman dari luar pulau, pemerintah daerah akan membangun sentra industri pembuatan genting di wilayah setempat.
"Pengelolaan industri manufaktur bahan bangunan itu diserahkan kepada Koperasi Merah Putih agar dampak perputaran ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kaltim," ujar Seno.
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-PERA) Kaltim didorong untuk segera mematangkan konsep teknis agar realisasi program perbaikan atap ini dapat berjalan lancar di masa depan. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Mandatalam Earth Run 2026 1 BIB 1 Bibit: Hadir di 3 Kota, Satu Langkah untuk Bumi yang Lebih Hijau
-
Kabar Rudy Mas'ud ke Singapura saat Kaltim Dilanda Kabut Asap, Pemprov Minta Maaf
-
Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Rudy Mas'ud Viral Lagi, Kali Ini Kedapatan di Singapura saat Kaltim Karhutla
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029