SuaraKaltim.id - Jasa usaha papan ucapan menjadi salah satu usaha yang masih bertahan di tengah Pandemi Covid-19. Seperti Panda Kencana Florist di Kota Balikpapan.
Hampir setiap hari, Panda Kencana Florist menerima pesanan baik dari instansi pemerintahan, perusahaan hingga perorangan.
Hal itu diungkapkan pemilik Panda Kencana Florist Yadi. Saat ini, ia memiliki karyawan berjumlah empat orang.
“Kemarin ada 15 pesanan, ada yang 20 pesanan, ya lumayan sih ada saja. Hari ini ada 6 pesanan,” ujarnya, Jumat (28/05/2021), dilansir dari Inibalikpapan.com, media jaringan Suara.com.
Yadi mengaku, sudah sejak 1985 menekuni usaha tersebut. Meskipun harus pasang surut, namun bisa terus bertahan. Dia mengaku, tak belajar khusus untuk membuat ucapan, namun belajar secara otodidak.
“Banyak pesanan, tapi jumlah pesanan gak mesti. Selama pandemi, juga selalu ada saja saja. Otodidak saya,” ujarnya.
Kata dia, untuk satu pesanan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk pengerjaannya. “Untuk pesanan satu papan 2 jam , semua harga dari rangkaian, pengecatan, desain, semua dua jam untuk satu papan,” ujarnya.
Dia menambahkan, untuk harganya bervariasi, tergantung ukuran yang dipesan. Mulai dari ukuran kecil Rp 600 ribu, Rp 800 ribu, Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. Yadi membuka usahanya dikawasan Jalan Tendean Gunung Pasir.
“Ukuran 1,5×2 harga Ribu 800 ribu bunga satu dibawah pakai bunga segar. Kalau 1,5 – 2 juta kita pakai bunga banyak lagi. Rp 600 pakai bunga tapi kecil standarnya 1,30×2,” ujarnya.
Baca Juga: Heboh Pengendalian Pandemi di Jakarta Dapat Nilai E, Menkes Budi Minta Maaf
Berita Terkait
-
Heboh Pengendalian Pandemi di Jakarta Dapat Nilai E, Menkes Budi Minta Maaf
-
Kemendikbudristek Sebut Butuh 9 Tahun Kejar Pelajaran di Sekolah Akibat Pandemi
-
Pelantikan Rahmad Masud Sebagai Wali Kota Balikpapan Digelar 31 Mei 2021
-
Mengerikan! 95 Warga Sumut Terpapar Covid-19 dalam Sehari, Paling Banyak dari Medan
-
Gulung Tikar! Jakcloth Diskon Besar-besaran Sampai 90 Persen, Harga Mulai Rp 15 Ribu
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino