SuaraKaltim.id - Satreskim Polres Katingan, Kalimantan Tengah mengamankan seorang berinisial SP (45) atas kasus pencabulan anak di bawah umur.
Pelaku yang berkedok sebagai seorang guru ngaji malah mencabuli si murid hingga berkali-kali saat orang tua korban pergi bekerja.
Korban yang sebut saja sebagai Melati merupakan seorang siswi sekolah menengah pertama (SMP).
Oknum guru ngaji, SP kini telah diamankan pihak kepolisian setempat untuk menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Dilansir Koranbanjar.net--jaringan Suara.com, hasil pemeriksaan polisi, pelaku, SP mengaku sudah tiga kali melakukan aksi bejatnya itu di rumah korban, saat kondisi sepi, karena kedua orang tua korban pergi bekerja.
Adapun kronologis terbongkarnya kasus ini, saat itu tetangga korban menaruh curiga terhadap pelaku yang mengajari mengaji dalam keadaan sepi. Kemudian, tetangga korban memergoki pelaku berada di dalam rumah bukan dalam kondisi mengajar.
Lalu, tetangga korban menyampaikan keadaan itu kepada orang tua korban. Berikutnya, orang tua korban menginterogasi anaknya, Melati. Ternyata, pengakuan Melati dia telah dicabuli pelaku. Atas dasar itulah, orang tua korban melapor ke polisi.
Kini, pelaku bersama sejumlah barang bukti diamankan di Polres Katingan. Dia dijerat dengan undang-undang perindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Baca Juga: Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur Tanjungpinang Kembali Bertambah
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Aksi 21 April Berakhir Ricuh, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Tak Temui Massa
-
BRI Tegaskan Komitmen Gender Equality melalui Kepemimpinan dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
-
Ciptakan Nilai Jangka Panjang, BRI Konsisten Integrasikan Aspek Keberlanjutan di Operasional
-
Perempuan di BRI Terus Berkembang, BBRI Sabet 3 Penghargaan di Infobank 500 Most Outstanding Women
-
Ombudsman Kaltim Soroti Pengamanan Aparat di Aksi 21 April