SuaraKaltim.id - Attila Syach menjadi tersangka kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT. Hari ini, Senin (28/6/2021), Polres Metro Jakarta Selatan menjadwalkan pemeriksaannya.
"Iya kita sudah sampaikan panggilan sebagai status tersangka," ujar Kasat Reskrim Polres Jaksel, Kompol Achmad Akbar di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (28/6/2021).
Achmad Akbar menuturkan bahwa sudah sejak pekan lalu status Attila Syach naik jadi tersangka. Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu konfirmasi dan kehadiran dari adik Atalarik Syach tersebut.
"Sampai dengan saat ini kita juga masih menunggu konfirmasi kehadirannya tapi untuk panggilan kita sudah kirimkan," jelas Achmad Akbar.
Ia pun menegaskan bahwa hari ini adalah panggilan pertama sejak status Attila Syach jadi tersangka.
"Ini yang pertama ya (panggilan pemeriksaan sebagai tersangka), status tersangkanya sudah sejak pekan lalu," bebernya.
Sekedar informasi, Attila Syach dilaporkan oleh mantan istrinya, Bunga Shopia dengan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Laporan tersebut dilaporkan oleh Bunga Sophia melalui kuasa hukumnya sebelum keduanya bercerai pada 2020.
Attila Syach menggugat cerai istrinya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 6 Oktober 2020. Diduga laporan mantan istri dilakukan saat sidang cerainya bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. (Suara.com)
Baca Juga: Attila Syach Jalani Pemeriksaan Sebagai Tersangka Dugaan KDRT Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas