SuaraKaltim.id - Kasus harian Covid-19 Kalimantan Timur (Kaltim) pada Rabu (30/6/2021) mencatat ada 486 orang. Dengan tambahan kasus tersebut, secara kumulatif, kasus Covid-19 di Kaltim total ada 77.235 orang.
Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, kasus aktif atau pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi sebanyak 3.937 orang. Sedangkan jumlah pasien sembuh bertambah 92 orang sehingga seluruhnya 71.467 orang dan 11 kasus kematian, hingga seluruhnya 1.831 orang.
Dari 486 kasus Covid-19, paling banyak terjadi di Kota Balikpapan, yakni 168 kasus. Kemudian diikuti Kota Samarinda 98 kasus, Kabupaten Kutai Kartanegara 61 kasus. Selanjutnya berturut-turut Kabupaten Berau 53 kasus, Kota Bontang 51 kasus, Kabupaten Kutai Timur 33 kasus, Kabupaten Kutai Barat 10 kasus, Paser 9 kasus dan Kabupaten Penajam Paser Utara 6 kasus.
Sedangkan untuk Kabupaten Mahakam Ulu diketahui masih 0 kasus.
Kemudian untuk pertambahan pasien Covid-19 yang sembuh paling banyak terjadi di Kota Balikpapan, yakni 31 kasus. Kemudian Kota Bontang 23 kasus, Kota Samarinda 10 kasus. Sedangkan Kabupaten Berau dan Kutai Barat masing-masing 9 kasus. Untuk Kabupaten Kutai Timur 8 kasus dan Kabupaten Penajam Paser Utara 2 kasus.
Catatan untuk tiga wilayah yang meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Mahakam Ulu dan Kabupaten Paser 0 kasus.
Penambahan pasien meninggal sebanyak 11 kasus
Sementara untuk angka kematian akibat Covid-19 paling banyak terjadi di Kota Balikpapan dengan 6 kasus. Sedangkan untuk lima wilayah lainnya di Kaltim mencatatkan 1 kasus kematian, yakni Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kota Bontang dan Kota Samarinda.
Baca Juga: Kasus Harian Covid-19 di Kaltim pada Selasa 29 Juni Berjumlah 482 Orang Dengan 13 Kematian
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPD RI Kaltim Serap Aspirasi Mahasiswa untuk Revisi UU Pemilu 2029
-
Lewat #YokKitaGAS, BRI Ajak Pengunjung MotoGP Mandalika Peduli Lingkungan
-
BRI Kembali Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Bukti Konsistensi Jaga Kepercayaan Nasabah
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah