SuaraKaltim.id - VLH, istri pengusaha emas di Papua menangis histeris saat meminta pertolongan kepada warga. Saat suaminya dibunuh oleh pria yang tak lain ada selingkuhannya.
Dalam video yang beredar, diduga VLH yang ikut berada dalam mobil korban keluar meminta pertolongan. Kepada polisi VLH mengaku telah menjadi korban perampokan yang berujung pada pembunuhan.
"Suami saya," teriak VLH sambil menangis, saat peristiwa pembunuhan di malam hari terjadi.
Tidak percaya begitu saja dengan keterangan VLH, polisi memeriksa rekaman CCTV dan menemukan adanya dugaan keterlibatan VLH dalam pembunuhan suaminya.
Nasaruddin alias Acik (44 tahun), pengusaha emas di Kota Jayapura, Papua ditemukan meninggal bersimbah darah dengan 20 tusukan di dalam mobil di Jalan Hanurata Holtekamp Balai, Kilometer 9, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Senin, 28 Juni 2021.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, hasil rekaman CCTV menunjukkan tersangka telah mengikuti mobil korban sejak dari Apotek Kimia Farma di Kota Jayapura. Menggunakan mobil rental warna hitam.
Selain itu, pelaku pembunuhan terungkap setelah istri korban bernisial VLH mengakui rencana pembunuhan terhadap suaminya.
Menurut Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Polisi Gustav R. Urbinas, hasil interogasi istri korban, menyebutkan pembunuhan dilakukan bersama selingkuhannya berinisial MM (23 tahun) warga negara Afghanistan.
Sebelum pembunuhan, tersangka VLH yang merupakan istri korban Sasruddin sempat menemui tersangka MM di Mal Jayapura untuk memberi uang Rp2 juta.
Baca Juga: Benarkan Nikah Siri dengan Kiwil, Venti Figianti Kini Tuntut Cerai
“Istri korban ini sudah tahu dan telah direncanakan bahwa malam itu akan ada aksi pembunuhan suaminya. Bahkan sebelum aksi pembunuhan, mereka berdua sempat bertemu di Mal Jayapura dan MM diberi uang Rp2 juta,” jelas Gustav.
Gustav juga mengatakan, pertemuan antara tersangka VLH, istri korban dengan selingkuhannya MM ini berawal dari media sosial hingga berbuah benih cinta. Perkenalan di dunia maya berakhir berlanjut di dunia nyata, hingga MM menggantungkan hidupnya kepada VLH selama di Kota Jayapura, Papua.
“Selama ini tersangka menggantungkan hidupnya kepada VLH. Sebab MM tak punya kerja, dia dibelikan motor 1, kadang direntalkan (disewakan) mobil bulanan, dikasih uang pulsa dan uang kos juga dibayarkan,” beber Gustav sembari akan menelusuri transaksi rekening MM dan VLH untuk memetakan modus kasus tersebut.
Dua Kali Rencanakan Bunuh Korban
Berdasarkan pemeriksaan, rencana pembunuhan ini sudah dua kali direncanakan. Pada Februari dan Maret, rencana keduanya gagal karena terjadi perdebatan hingga akhirnya rencana ketiga, tersangka VLH, istri korban menyetujui ide tersangka MM. “Semua ini ide dari tersangka MM,” kata Gustav.
Gustav juga meluruskan rumor empat orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut merupakan karangan tersangka VLH, istri korban. Demikian pula barang bukti tas yang diambil usai membunuh korban adalah barang tak berharga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan